Senin, 06 November 2017, 18:03

Ini Respons WhatsApp soal Konten Porno

POSMETRO.CO : Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), telah melayangkan protes kepada pihak Facebook sebagai pemilik platform Aplikasi Pesan WhatsApp.

Hal itu menyusul beredarnya konten-konten asusila dalam emotikon di WhatsApp sejak Minggu (5/11) malam lalu.

Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo Semuel Abrijani mengatakan, dalam hal ini pengguna WhatsApp memang dapat mengakses konten berformat Graphics Interchange Format (GIF). Namun, Format GIF itu merupakan konten yang disediakan pihak ketiga (third party) yakni Tenor.com.

"Mereka (WhatsApp) sudah dapat laporan, sudah tindak lanjuti juga dengan third party-nya. Jadi mereka bilang mereka tidak bisa melakukan penanganan langsung," kata Semuel dalam keterangan pers di Gedung Kemenkominfo, Jakarta, Senin (6/11).

Semuel Abrijani

Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo Semuel Abrijani (tengah) saat konferensi pers di Gedung Kemenkominfo, Jakarta, Senin (6/11). (Istimewa)

Menurut Semuel, Kemenkominfo telah tiga kali mengirimkan protes ke pihak WhatsApp. Yakni, pada Minggu (5/11) malam, Senin (6/11) dini hari, dan pagi tadi.

Dengan respons pihak WhatsApp itu, akhirnya Kemenkominfo memblokir enam Domain Name System (DNS) Tenor sebagai penyedia konten GIF di WhatsApp.

Meski demikian, kata Semuel, pihaknya mengharapkan WhatsApp juga turut aktif membersihkan konten-konten yang bertentangan dengan perundang-undangan di Indonesia. Misalnya, dengan membuat teguran kepada pihak ketiga tersebut.

"Mereka pun harus secara aktif untuk lakukan take down. Minimal konten-konten itu tidak dapat diakses dari Indonesia," pungkasnya.(put/JPC)