Senin, 06 November 2017, 20:16

Wah Ada 1.200 Pilot Nganggur di Indonesia

JAKARTA, POSMETRO.CO : Kementerian Perhubungan (Kemnhub) mulai memutar otak mengatasi masalah pilot yang menganggur. Karena jumlah juru mudi pesawat udara yang menganggur ini mencapai 1.200 orang. Di duga pengangguran ribuan pilot ini karena tidak memiliki kompetensi sesuai ketentuan yang diberlakukan maskapai penerbangan nasional.

Dirjen Perhubungan Udara Kemehub Agus Santoso mengaku, jika pihaknya tengah mencari solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut. Mengingat sejak 2016 sampai 2017 ini terdapat ribuan pilot di Indonesia belum bekerja di sejumlah airlines. Kata dia, para pilot yang menganggur itu telah lulus dari puluhan sekolah penerbangan di tanah air.

“Ini persoalan yang sedang kami hadapi, karena jumlah pilot yang menganggur sangat besar. Kalau terus dibiarkan maka akan menambah jumlah pengangguran di tanah air. Kami masih memutar otak agar mereka ini dapat bekerja, karena tidak tertampung di perusahaan penerbangan komersil di tanah air,” katanya kepada sejumlah wartawan dan INDOPOS usai menggelar rapat di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangernag, Senin (06/11).

Agus menjelaskan, banyaknya jumlah pilot yang menganggur itu disebabkan beberapa faktor. Seperti, terlalu banyak sekolah penerbangan di Indonesia yang mencapai 20 lembaga. Dan juga banyaknya sekolah penerbangan yang fasilitasnya kurang memadai. serta jumlah maskapai dan pesawat berbanding jauh dari total pilot yang ada.

”Itu tadi, karena fasilitas tidak memadai membuat pilot yang lulus tak memiliki kompetensi yang memadai dalam hal jam terbang. Idealnya tiap sekolah harus memiliki empat pesawat untuk digunakan melatih siswa terbang,” ungkapnya.

Untuk mengatasi masalah pengangguran pilot ini, sambung Agus, pihaknya akan memangkas sekolah penerbangan yang ada. Artinya dari 20 sekolah tersebut akan dimerger menjadi 10 sekolah untuk mengurangi jumlah kelulusan pilot.

Dilanjutkan dengan dengan kerja sama dengan para maskapai dalam menampung dan mendidik para pilot tersebut. Serta juga pihaknya membuka program kerja sama dengan maskapai negara asing, seperti China dan Meksiko.

“Ini ancang-ancang dari Kemhub, dan kami sudah menjalin kerja sama dengan negara lain yang memiliki hubungan baik dengan Indonesia. Baru cara ini yang baru kami dapatkan untuk mengatasi masalah pengangguran pilot di tanah air,” paparnya.(cok/jpg)