Senin, 13 November 2017, 22:17

2017 Jadi Musim Terburuk Rossi

MotoGP 2017 menjadi musim terburuk bagi Valentino Rossi sejak kembali bergabung bersama Yamaha mulai 2013. Rossi hanya berada di posisi kelima klasemen akhir pembalap dengan 208 poin. Sepanjang musim, The Doctor hanya mampu sekali meraih kemenangan pada seri yang digelar di Belanda.

 

Balapan musim 2017 memang tak bersahabat bagi Rossi. Dia dua kali gagal menyelesaikan balapan pada seri yang digelar di Prancis dan Jepang. Selain itu, dia juga sempat mengalamiretak tulang tibia dan fibula yang membuat dia absen di MotoGP San Marino.

Rossi memang identik dengan Yamaha. Usai bergabung dengan Honda pada 2000-2003, Rossi menjadi bagian dari Yamaha mulai 2004. Namun, pada 2011 dan 2012, dia bergabung bersama Ducati. Dua musim, Rossi kembali ke Yamaha mulai 2013.

Sejak kembali ke Yamaha mulai 2013, pencapaian Rossi cukup konsisten. Berada di peringkat 4 pada 2013, Rossi lantas tiga kali beruntun menjadi runner-up pada 2014, 2015, dan 2016. Namun, pada musim ini, prestasinya melorot drastis dan hanya berada di posisi ke-5.

Berdasar itu, Rossi berharap bisa memperbaiki pencapaian pada musim depan. Selain itu, dia ingin setingan motor Yamaha YZR-M1 juga lebih baik. Sehingga bisa bersaing dalam perebutan gelar juara.

"Musim depan, saya hanya berharap motor lebih nyaman dan tentunya cepat. Itu akan menjadi modal positif dalam perebutan gelar juara dunia," beber Rossi seperti dilansir Crash.

Pembalap asal Italia berusia 38 tahun itu terakhir kali menjadi juara dunia MotoGP pada 2009. Rossi mampu mengoleksi 306 poin kala itu dan mengendarai Yamaha YZR-M1 bersama tim Fiat Yamaha. Sepanjang kariernya, Rossi telah 7 kali menjadi juara dunia MotoGP yakni pada 2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2008, dan 2009.(epr/JPC)