Selasa, 14 November 2017, 12:23

Kegiatan Setiap OPD di Karimun Dipangkas 35 Persen

KARIMUN, POSMETRO.CO : Dipangkasnya kembali Dana  Bagi Hasil (DBH) ke Kabupaten Karimun oleh pemerintah pusat, ternyata berimbas dipangkasnya sejumlah usulan kegiatan fisik Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di Kabupaten Karimun tahun 2018 mendatang.

Hal ini dituangkan Bupati Karimun, H Aunur Rafiq dalam penyampaian laporan KUA PPAS APBD 2018 di Sidang Paripurna DPRD Karimun, Senin (11/11/2017).

Rafiq menyatakan untuk tahun 2018, terjadi pemangkasan sekitar 35 persen dari sejumlah kegiatan yang diusulkan di setiap OPD yang ada.

“Saya mohon maaf, disetiap OPD terjadi pemangkasan anggaran kegiatan jumlahnya mencapai 35 persen,” terang Rafiq.

Sementara saat dikonfirmasi POSMETRO usai Sidang Paripurna Rafiq menjabarkan, rasionalisasi dilakukan terkait turunnya DBH untuk Kabupaten Karimun tahun 2018 mendatang.

“Yang kita rosionalisasikan anggaran kegiatan fisik di setiap OPD hampir 35 persen termasuk dengan ADUM, misalkan ada kegiatan nilainya Rp3 miliar, kemungkinan dipangkas sampai Rp1 miliar lebihlah, ini dilakukan terkait defisit akibat DBH yang kita terima mengalami penurunan,” tegas Rafiq.
Namun dikatakan Rafiq, Kabupaten Karimun masih tertolong dengan naiknya Dana Alokasi Khusus (DAK), namun sayangnya, DAK tidak dapat dialihkan anggarannya. 

Pasalnya DAK sudah ada penjelasan peruntukannya dan tidak dapat dialihkan untuk kegiatan lainnya.
(ria)