Kamis, 23 November 2017, 16:28

Perusahaan di Bintan Harus Taati Besaran UMK yang Ditetapkan

BINTAN, POSMETRO.CO :Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Bintan,  sudah mendapatkan salinan terkait Penetapan UMK (Upah Minimum Kerja) Tahun 2018.

Kepala Dinas DPMPTSPTK Kabupaten Bintan,  Hasfarizal Handra saat ditemui di Kantor DPMPTSPTK, Rabu siang (22/11) mengatakan bahwa terkait hal tersebut, dirinya menyatakan akan secepatnya melaporkan hasil Penetapan SK Gubernur tersebut, kepada Bupati Bintan H Apri Sujadi, Sos.

Dimana setelah melaporkan hal tersebut, dirinya juga akan segera melakukan langkah-langkah selanjutnya terkait koordinasi kepada pihak-pihak perusahaan di Kabupaten Bintan.

"Tentunya hasil Salinan SK Gubernur Kepri terkait Penetapan UMK Tahun 2018  di Kabupaten Bintan, akan secepatnya kita laporkan ke Bupati Bintan. Setelahnya, kita akan melakukan koordinasi ke instansi-instansi dan  perusahaan terkait lainnya." ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos, mengatakan bahwa Penetapan UMK bagi Tenaga Kerja di Kabupaten Bintan tentunya harus melalui mekanisme dan aturan-aturan yang sudah berlaku.

Maka,  terkait besaran UMK yang telah diputuskan dan disampaikan melalui SK Gubernur Kepri, hendaknya harus disikapi dengan seksama oleh semua kalangan baik perusahaan maupun tenaga kerja.

"Terkait penetapan UMK Tahun 2018 yang telah diputuskan berdasarkan SK Gubernur Kepri, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan akan melakukan koordinasi selanjutnya. Namun, tentunya kita mengharapkan agar putusan besaran UMK, bagi semua kalangan bisa  dapat menyikapi dengan sebaik-baiknya. Kita hanya inginkan koordinasi antara pihak perusahaan dan karyawan berjalan dengan baik. Karena hal ini penting bagi keberlangsungan iklim investasi di Kabupaten Bintan." ujarnya.

Diketahui bahwa berdasarkan SK Gubernur Nomor.1139, penetapan besaran UMK Kabupaten/Kota Tahun 2018 sebesar Kabupaten Bintan, Rp 3.112.618 , Kota Batam,  Rp 3.523.427 , Kota Tanjungpinang, Rp 2.565.187, Kabupaten Lingga,  Rp 2.590.116, Kabupaten Anambas, Rp 2.932.925, Kabupaten Karimun, Rp 2.845.766, Kabupaten Natuna, Rp 2.650.475.(aiq)