Minggu, 26 November 2017, 14:07
Tim Dirjen Kelautan dan Perikanan RI Kumpulkan Data

Viral Laut Bersertifikat Hak Milik di Karimun

KARIMUN, METRO: Ribut-ribut akan dugaan adanya penjualan laut di Karimun, menarik perhatian pemerintah Pusat, Kementerian Kelautan dan Perikanan pun langsung mengirim timnya. Kedatangan tim dari Dirjen Kelautan dan Perikanan RI, tersebut guna melakukan pengecekan dan mengumpulkan bahan dan keterangan terkait viralnya kasus ini di media sosial.

Tim yang terdiri dari tiga orang dengan didampingi Pengawas Kelautan dan Perikanan Propinsi Kepri, Zaky melakukan pengambilan gambar dan video di lokasi yang saat ini sedang dalam permasalahan, pada Sabtu (25/11/2017).

Selain melakukan pengumpulan bahan, pihaknya juga melakukan pengumpulan keterangan dari sejumlah pihak. Hal ini untuk dilakukan analisa nantinya apakah benar informasi yang diterima pihaknya melalui media sosial yang kini sedang viral tersebut.

"Kami inikan pelaksana, kami gak bisa memberikan statment apapun yang lebih, kami hanya mengumpulkan bahan dan keterangan apa yang ada di lapangan, Hanya menjalankan perintah, mengumpulkan bahan dan keterangan dari hebohnya di media sosial yang terjadi di Karimun terkait adanya aktivitas penjualan laut di Karimun," kata Zaky kepada sejumlah wartawan Sabtu pagi itu.

Kasus ini sempat menjadi perhatian masyarakat dan pemerintahan. Dimana adanya dugaan pengkavlingan laut yang kemudian dikeluarkan sertifikat hak milik (SHM), yang dikeluarkan BPN Karimun.

Hal ini terungkap, setelah akan dilakukan proses sita yang dilakukan Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun beberapa waktu lagi. 

Dimana memenangkan pihak Perumahana LBP dalam kasus ini, sebagai penggugat dan seorang warga bernama Rio yang rumahnya berdiri di lahan yang bersengketa tersebut.(ria)