Selasa, 28 November 2017, 21:03

Lusa Polisi Periksa Ahmad Dhani

JAKARTA, POSMETRO.CO : Penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan anak memeriksa musisi Ahmad Dhani sebagai tersangka ujaran kebencian di media sosial, pada Kamis (30/11) mendatang. Pemeriksaan tersebut adalah pertama bagi Dhani sebagai tersangka.

"Sudah kirim surat panggilan untuk hari Kamis, yang bersangkutan kita panggil. Jadi kamis akan dilakukan pemanggilan," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Iwan Kurniawan saat dikonfirmasi, Selasa (28/11).

Iwan menuturkan, pihaknya melakukan gelar perkara kasus yang menimpa bos Republik Cinta Manajemen, itu pada Kamis (23/11) lalu. Kemudian ditemukan adanya pelanggaran pidana, sehingga Dhani ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian.

Menurut Iwan, pihaknya menemukan dua alat bukti sehingga Dhani ditetapkan sebagai tersangka. Namun, Iwan tidak menjelaskan secara detail apa alat bukti tersebut.

"Jadi dari hasil penyelidikan dan penyidikan, kita sudah temukan ada dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan status yang bersangkutan sebagai tersangka," ucap Iwan.

Iwan menegaskan kasus yang dijerat Dhani murni sebagai kasus hukum. Ia tak mempemasalahkan bila ada pihak yang menuding kasus itu berbabau politis. Sebab, secara jelas unsur pidana dalam kasus itu telah terpenuhi dan bukan hal yang dibuat-buat.

"Saya hanya melaksanakan tugas dalam proses penegakan hukum. Ada masyarakat melapor tentang terjadinya satu peritsiwa pidana. Oleh sebab itu saya hanya murni nelakukan tugas sebagai penegak hukum. Kami tidak melihat ada unsur apa-apa," pungkasnya.

Pada kasus ini, Dhani diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).(cr5/JPC)