Selasa, 28 November 2017, 21:15

Hadapi Pilkada Serentak 2018, Kemenkominfo Siapkan Antisipasi Hoaks

JAKARTA, POSMETRO.CO : Berita bohong (hoaks) diperkirakan masih berpotensi menyebar di dunia maya, terutama media sosial (medsos) selama Pilkada serentak 2018.

Agar berita tersebut tidak menyesatkan masyarakat, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyiapkan sejumlah langkah strategis.

Langkah tersebut dengan meningkatkan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Nantinya setiap partai politik (parpol) maupun kandidat diminta untuk lebih tertib administrasi dalam mendaftarkan akun medsos selama masa kampanye.

Menkominfo Rudiantara menyebut, kendati walaupun penyebaran hoaks cenderung menurun Pilkada 2017, akan tetapi tidak ada jaminan terus menurun di Pilkada 2018. Sebab jumlah daerah yang menggelar Pilkada mencapai 171 daerah. Semua itu terdiri dari 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten.

Dia meminta persoalan hoax jangan dipandang sebelah mata. Untuk itu perlu dilakukan sejumlah antisipasi yakni dengan memperketat aturan sistem administrasi.

"Contoh, minimal berapa akun yang harus didaftarkan. Biar yang tidak terkontrol dapat dimitigasi," jelasnya.

Kendati telah menyiapkan antisipasi dia tidak bisa menyebutkan seperti apa sanksinya. Sebab itu merupakan ranah dari penyelenggara Pilkada.(aim/JPC)