Selasa, 05 Desember 2017, 15:47

Tak Diambil Warga, E-KTP Menumpuk di kantor Camat Bengkong

BATAM, POSMETRO.CO : Tak kunjung diambil oleh warga sejumlah kecamatan terjadi penumpukan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Salah satunya Kecamatan Bengkong, saat ini ada sekitar 925 buah kartu fisik yang telah dicetak oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Batam.

"Ada bekisar 900-an lebih belum diambil-ambil warga yang bersangkutan," ujar Camat Bengkong, Tahir, Selasa (5/12).

Banyaknya kartu yang dicetak membuat pihaknya kewalahan. Tahir, sering mengimbau kepada warga agar segera mengambil E-KTP yang telah di buat. Namun, yang menjadi masalahnya, adalah sebagian warga sudah berganti nomor, atau pindah ke daerah asal.

"Iya kesulitan itu tadi ada yang ganti nomor ada yang sudah pindah. Saat di sms sudah gak aktif itu kesulitan kita. Tapi sekarang agak sepi yang rekam KTP," kata mantan Sekretaris Camat Bengkong itu.

Selain menghubungi warga yang bersangkutan, pihaknya juga menempel nama-nama KTP yang sudah dicetak. Dulu kata Tahir, waktu pencatatan dan perekaman banyak masyarakat datang berbondong-bondong kekantor camat.

"Kini giliran dah siap malah belum diambil. Jadi kita minta warga yang merasa pernah merekam waktu lalu segera mengambil KTPnya," ujar pria yang baru dilantik ini.

Hal yang sama juga terjadi di Kecamatan Sekupang, penumpukan KTP hampir kurang seribu keping. Pihaknya sudah menghubungi para pemilik KTP yang telah dicetak namun masih saja ada yang belum mengambil.

"Ada sekitar segitu, kita hubungi hpnya tidak aktif. Ada juga yang sudah pindah. Ada juga yang belum ambil karena kesibukan," tutur Camat Sekupang, Muhammad Arman.

Terpisah, Kepala Disdukcapil Batam, Said Khaidar, mengatakan sejak pasokan blangko E-KTP dibagi. Daftar tunggu pencetakan agak berkurang. Pada prinsipnya  KTP yang telah siap dicetak. Kartu fisik  dihantar di tiap kecamatan. Tapi kenyataannya masih banyak yang belum mengambil.

"Info yang saat dapat masih banyak yang belum mengambil KTPnya di Kecamatan. Padahal sudah siap. Itu yang sangat kita sayangkan. Kita imbau segera ambil," imbaunya. (hbb)