Rabu, 06 Desember 2017, 16:05

Wali Kota Batam Ajukan Pinjam Pakai Lahan Untuk Area Hutan Wisata

BATAM, POSMETRO.CO : Untuk menambah destinasi wisata di Kota Batam, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berniat membuat hutan wisata di Batamcentre. Rencananya, hutan lindung di depan Kepri Mall akan disulap menjadi hutan wisata, dan akan diajukan ke Gubernur.

Rudi berencana, akan membuat hutan wisata dengan sebagus mungkin. Dan perencanaan itu, harus dilakukan dengan baik-baik, tanpa memotong pohon-pohon yang ada di sana.

"Pohon tak dipotong. Dibersihkan saja. Nanti jadi bagus. Bisa buat jalan-jalan, lari, dan kendaraan dilarang masuk," kata Rudi, Rabu (6/12).

Namun, hal ini musti disurati ke Gubernur dahulu, karena wewenang kehutanan tak lagi di tingkat kota, melainkan ada di Provinsi. Status hutan lindung milik Menteri Kehutanan, diakuinya bisa digunakan, dengan sistem pinjam pakai.

"Hutan lindung tak ada wewenang. Di Menteri Kehutanan. Pinjam pakai melalui Gubernur. Dalam pinjam pakai, ada syarat yang harus diikuti," ungkapnya.

Namun, hal ini sepertinya harus menunggu, karena Rudi banyak mengajukan pinjam pakai untuk destinasi wisata lainnya. "Kasih surat dulu. Banyak yang diajukan. Pantai Nongsa, Pulau Putri. Intinya hanya 10 persen yang boleh dipinjam. Kalau 200 hektar ya 20 hektar saja yang dipinjam," ungkapnya.

Hutan Lindung, lanjut Rudi, tak boleh diganggu siapapun. Pihak Pemko sendiri, hanya bisa melakukan pengawasan saja. "Hutan Lindung tak ada urusan dengan BP. Tak boleh ada HPL. Tak boleh digunduli. Kita bersihkan supaya tak ada binatang yang besar-besar," pungkasnya. (iik)