Rabu, 06 Desember 2017, 22:21

Didukung Ormas Islam, Gatot Nurmantyo Bakal Jadi Pesaing Berat Jokowi di Pilpres

JAKARTA, POSMETRO.CO : Jenderal Gatot Nurmantyo pada Maret 2018 nanti sudah resmi mele‎paskan jabatannya menjadi Panglima TNI‎. Posisinya akan diganti oleh KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto karena Gatot akan memasuki masa pensiun.

Namun, dorongan Gatot Nurmantyo untuk maju di Pilpres 2019 makin kencang disuarakan oleh sejumlah parpol dan ormas. Salah satunya, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI).

Juru Bicara GNPF-MUI, Kapitra Ampera mengatakan, pihaknya saat ini sedang melirik Gatot Nurmantyo untuk didukung menjadi capres di 2019. "Iya mendukung, dia juga salah satu yang kita (GNPF-MUI) lirik," ujar Kapitra kepada JawaPos.com, Selasa (5/12).

Menurut Kapitra alasan GNPF-MUI mendukung Gatot Nurmantyo lantaran sosoknya selama ini dekat dengan ulama, kiai, dan juga ulama. "Jadi GNPF-MUI merekomendasikan dia sebagai alternatif capres di 2019,” katanya.

Namun Kapitra mengaku, pihaknya tidak menginginkan Gatot menjadi pasangan atau cawapres Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 nanti. Alasannya karena Gatot harus menjadi figur baru untuk menjadi pesaing Jokowi.

"Sudah waktunya Gatot jadi tokoh utama, dan saya kira GNPF-MUI ingin Gatot sebagai presiden bukan wakil presiden," pungkasnya. (jpg)