Minggu, 10 Desember 2017, 21:03

Disangka Musang, Tewas Tertembak Senapan Angin Teman

TABANAN, POSMETRO.CO :  Karena disangka lubak alias musang, I Kadek Sudayasa, 36, warga Banjar Batusangian, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, tewas dalam perjalanan ke rumah sakit setelah tertembak senapa angin oleh rekannya sendiri, I Dewa Ketut Sukarta, 46, Sabtu malam (9/12) sekitar pukul 23.30 WITa. Dewa Ketut Sukarya adalah warga yang beralamat di Jalan Merdeka VII, Blog G Nomor 16 Perum Asri Persada Banjar Penyalin Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, peristiwa nahas itu bermula ketika korban bersama pelaku dan empat orang rekannya pergi berburu sekitar pukul 21.30 WITa. Mereka berangkat dari rumah salah seorang rekannya di Banjar Taman, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan dengan membawa senapa angin masing-masing untuk berburu landak.

Perburuan pertama mereka lakukan di Banjar Bedha, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, sayangnya mereka tidak mendapatkan buruan. Atas hal tersebut, rombongan pun berpindah lokasi perburuan ke Banjar Bongan Kauh, namun tak juga mendapatkan mangsa yang mereka incar.

Hingga akhirnya mereka kembali berpindah lokasi perburuan ke sebelah selatan Setra (Kuburan,Red) Banjar Dukuh, Desa Dauh Peken, Tabanan. Dan sekitar pukul 23.30 WITa, tiba-tiba pelaku melihat sinar dari kegelapan yang diduga mata Lubak, sehingga pelaku langsung melepaskan tembakan. Sayangnya kegembiraan pelaku setelah berhasil menembak mangsa langsung berubah ketika melihat bahwa yang ditembak bukan lah Lubak. Melainkan rekannya sendiri. Korban ditemukan tergeletak dengan luka pada bagian leher kanan. Selanjutnya pelaku bersama rekannya yang langsung membawa korban ke Rumah Sakit Dharma Kerti Tabanan.

Dan berdasarkan pemeriksaan dari Dokter Jaga RS Dharma Kerti Tabanan, dr. I Made Widiatmantara, dikatakan bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit. Dari dari hasil pemeriksaan luar, pada leher korban terdapat luka terbuka lebar 0,5 sentimeter. Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Tabanan.

Dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Minggu (10/12) Kapolsek Tabanan, Kompol I Gede Made Surya Atmaja membenarkan perihal peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu hasil otopsi dari jenazah korban. "Kita masih menunggu hasil otopsi," ungkapnya. (bx/ras/yes/JPR)