Senin, 18 Desember 2017, 14:32

Dana Desa di Bintan Turun Rp 600 Juta dari Tahun Lalu

BINTAN, POSMETRO.CO : Tahun 2018 mendatang, pemerintah pusat  menerapkan formulasi rasio yang berbeda, dalam pengelolaan dana desa yang diterima oleh desa-desa di seluruh Indonesia.

Akibatnya,  jumlah yang diterima Kabupaten Bintan nantinya, bakal berkurang. Formula baru tersebut selain formulasi rasio angka kemiskinan, pemerintah pusat juga mencantumkan pembobotan pada rasio jumlah penduduk serta rasio luas wilayah dan  rasio indeks kesulitan geografis suatu daerah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Bintan Ronny Kartika mengatakan, akibat formulasi baru tersebut tahun 2018 dana desa di Kabupaten Bintan hanya berkisar Rp 30,9 miliar, turun sekitar Rp 600 juta dari tahun sebelumnya. Dana itu, akan dibagikan kepada  36 desa yang ada di Kabupaten Bintan. 

Ronny mengungkapkan dari hasil perhitungan keseluruhan formulasi rasio alokasi dana desa oleh pemerintah pusat,  maka anggaran dana desa 2018 di Kabupaten Bintan paling besar akan diterima oleh Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong yaitu berkisar Rp 1,13 miliar. "Sedangkan anggaran dana desa terkecil akan diterima oleh Desa Toapaya Utara, Kecamatan Toapaya  dengan jumlah kisaran Rp 709 juta," ungkapnya, Minggu (17/12) lalu.

Sementara itu, Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, dana desa tersebut nantinya harus dipergunakan sebaik mungkin. Dan bagi desa yang kesulitan dalam mengelolanya agar belajar banyak ke desa yang sudah berhasil dalam mengelola bantuan pemerintah pusat tersebut. Atau bisa juga berkonsultasi ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Bintan.

"Kita juga menyarankan, agar setiap proyek dana desa hendaknya dilakukan secara swakelola. Melibatkan masyarakat desa. Sehingga upah yang dibayarkan diharapkan akan mampu ikut menggerakkan ekonomi masyarakat desa," kata Apri.(aiq)