Jumat, 22 Desember 2017, 22:42

Tim SAR Gabungan Selamatkan Dua Nelayan Tenggelam

KARIMUN, POSMETRO.CO : Dua nelayan di Kabarkan mengalami kecelakaan di laut, informasi ini langsung diterima Sat Pol Air Polres Karimun. 

Polisi pun langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah intansi pendukung lainnya. Koordinasi antar TNI-Polri, Basarnas, KSOP, Bea Cukai dan Kesehatan Pelabuhan pun dengan cepat langsung mengambil langkah pertolongan.

Satu kapal besar milik Bea Cukai, 2 Kapal Polair Polres Karimun dan Polair Polda Kepri pun langsung meluncur ke lokasi.

Sementara 2 perahu karet milik Kepolisian pun ikut meluncur ke lokasi dengan kecepatan tinggi.
Angin kencang disertai gelombang tinggi tak menghalangi tugas aparat negara ini.

Dengan cepat dua pria yang merupakan nelayan asal Kabupaten Karimun pun langsung dievakuasi. 

Keduanya berhasil diselamatkan dengan cepat dan langsung mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit HM Sani.

Namun kejadian ini merupakan simulasi yang tanggap bencana yang digelar Pol Air Polres Karimun, bekerjasama dengan sejumlah intansi yang terlibat.

Acara simulasi yang digelar di Pelabuhan Lanal TBK, Jumat (22/12/2017) berjalan sempurna. Hadir Bupati Karimun, H Aunur Rafiq, Kapolres Karimun, Akbp Agus Fajarudin SIK yang langsung memantau simulasi penanganan bencana di Kabupaten Karimun.

“Ini untuk melihat langsung kesiapan kita dalam menanggapi bencana terutama di lautan,  dan secara langsung dapat kita lihat, kita semua siap,” tegas Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajarudin Sik kepada POSMETRO.

Agus menjelaskan di Kabupaten Karimun memiliki 11 kapal yang siap dikerahkan dalam melakukan pertolongan.

“11 kapal semua ready, dari sejumlah intansi TNI-Polri, Basarnas, Bea Cukai, KSOP, dan kesehatan pelabuhan, dengan personel siaga 50 orang permasing-masing intansi,” paparnya.
Dengan demikian lanjutnya, Kabupaten Karimun siap dalam menangi kejadian di laut.

Sementara Bupati Karimun, H Aunur Rafiq menyatakan tim tanggap bencana di Karimun di harapkan dapat terus siap dan siaga dimanapun dan kapan pun.

“Sebagai daerah perbatasan, apalagi disaat ini, pemerintah daerah sangat berharap sinergisitas dapat berjalan dengan baik, sehingga sejumlah kejadian di laut dapat teratasi dengan baik, dan menekan angka korban jiwa dalam tragedi di laut,” terang Rafiq.(ria)