Selasa, 26 Desember 2017, 15:06

Tebak Pin ATM dari Tanggal Lahir, Pencuri Gasak Rp20,5 Juta

KARIMUN, POSMETRO.CO : Yanti (31) warga Baran II, Kecamatan Meral tersentak kaget saat melihat layar ponselnya yang tiba-tiba berdering, Minggu (24/12/2017). Sebuah pesan masuk dari SMS Banking. Gimana tidak, sebuah pesan menyatakan ia baru saja melakukan penarikan via ATM sebesar Rp5,2 juta. Padahal ia tak pernah melakukan transaksi itu. Ia pun langsung membuka aplikasi SMS Banking, bukan main kaget saat melihat saldo di rekeningnya sudah berkurang Rp20,5 juta.

Yanti panik, bergegas ia menuju laci meja kamarnya, dimana tempat ia menyimpan kartu ATM Bank Mandiri miliknya. ATM miliknya telah raib. Bukan itu saja sebuah cincin senilai Rp2.1 juta pun hilang.

Tak terima atas kejadian ini, wanita yang bekerja sebagai honorer di salah satu intansi di Pemkab Karimun ini pun akhirnya mendatangi Polsek Meral, Senin (25/12/2017) sekitar pukul 20.30 WIB.

Polisi yang menerima laporan tersebut langsung melakukan penyelidikan. Alhasil dalam waktu tiga jam polisi pun berhasil mengantongi indetitas pelaku. Seorang pria bernama Ibend C (30) pun dicurigai sebagai pelakunya.

Setelah mengantogi data lengkap dan bukti kuat mengarah ke pelaku, Senin (25/12/2017) sekitar pukul 23.45 Wib polisi pun mengamankan pelaku.

“Pelaku kita amankan sedang bersembunyi di rumah neneknya tak jauh dari rumah pelaku sekitar 3 jam setelah laporan kita terima, pelaku atas nama Ibend C warga Jalan Bhakti Gang Al Ikhlas Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun,” ujar Kapolsek Meral, Akp Syaiful Badawi SIK melalui Kanit Reskrimnya Hendriyansah kepada POSMETRO Selasa (26/12/2017).

Dikatakannya lagi saat ini pihaknya masih mendalami keterangan pelaku. Dari hasil pemeriksaan sementara pelaku mengakui telah mengambil uang dari ATM tersebut sebanyak Rp20,5 juta.

“Pengambilan dilakukan banyak kali di beberapa ATM, dimulai dari tanggal 24 Desember,” tegas Hendriyansah lagi.

Sementara kepada penyidik, Ibend menyatakan dirinya tidak melakukan pencurian di rumah korban, namun ia mengaku menemukan dompet berisi ATM tersebut.

“Saya nemu dompet isinya ATM milik korban di Coastal Area, kemudian mencoba menggunakan dengan menggunakan PIN ATM yang diambil dari tanggal, bulan dan tahun lahir korban yang dilihat dari KTP korban,” ujar Hendriyansah menirukan keterangan Pelaku.(ria)