Jumat, 29 Desember 2017, 16:38

Jumlah Kasus Kecelakaan di Batam Menurun dari Tahun Lalu

BATAM, POSMETRO.CO : Angka kecelakaan lalu lintas di Kota Batam sudah berkurang dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sejak Januari hingga Oktober 2017, polisi menerima laporan kecelakaan lalu lintas sebanyak 179 kasus. 29 orang dilaporkan meninggal dunia. 78 orang mengalami luka berat dan 219 luka ringan.

Angka tersebut jauh lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya. Tahun 2016, polisi menerima laporan kecelakaan 733 kasus. 144 orang dilaporkan meninggal, 361 mengalami luka berat dan 712 orang mengalami luka ringan.

Menurunnya angka kecelakaan merupakan kesuksesan pihak kepolisian, Dinas Perhubungan Kota Batam dan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kepri dan Kota Batam dalam menjalankan tugas. Serta, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas yang dinilai sudah cukup baik.

Polisi juga gencar melakukan sosialisasi safety riding bagi pengendara. Sosialisasi juga dilakukan kesekolah-sekolah. Pada Selasa (19/12) kemarin, Sat Lantas Polresta Barelang juga menandatangi MoU dengan Dinas Pendidikan Kota Batam dan pendeta Kota Batam.

"Tujuannya untuk mengurangi angka kecelakaan dan pelanggaran di jalan raya," sebut Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol I Putu Bayu Pati.

Berdasarkan data black spot atau kecelakaan lalu lintas dan troble spot atau kemacetan, Jalan Letjend Suprato masih menjadi lokasi yang paling rawan di Kota Batam. Terhitung Januari sampai Oktober 2017 tercatat, delapan orang meninggal dunia, 20 orang luka berat dan 85 luka ringan di jalan tersebut. "Lokasi ini rawan karena sangat padat," ungkap Wakasat Lantas Polresta Barelang, AKP Kartijo saat ditemui diruangannya, Jumat (22/12).

Lokasi lainnya yang rawan dengan kecelakaan adalah Di jalan Trans Barelang. Delapan orang dilaporkan meninggal, 13 luka berat dan, 25 orang mengalami luka ringan. Sementara, di jalan Sudirman tiga orang meninggal, 16 luka berat dan, 45 luka ringan di jalan tersebut. (ddt)