Rabu, 03 Januari 2018, 14:39

Diterjang Puting Beliung, Jembatan Penyeberangan Ambruk

LINGGA, POSMETRO.CO : Jembatan Desa Marok Tua Kecamatan Singkep Barat Kabupaten Lingga, sempat di beri nama jembatan anak tiri oleh warga dan dibangun secara swadaya ambruk dihantam angin puting beliung pada 6 Desember 2017 lalu, membuat jalur transportasi warga setempat terputus.

Meski jembatan di bangun secara swadaya tapi memakan anggaran seratus juta Rupiah lebih. Hal itu dilakukan masyarakat untuk membantu penyebrangan anak-anak sekolah dan masyarakat dari Dusun II Tanjungyen menuju Marok Tua, sekarang jembatan sepanjang dua ratusan meter tinggal kenangan masyarakat akibat puting beliung menerjang secara tiba-tiba pada 6 Desember 2017 sekitar Pukul 03.00 WIB.

Kepala Desa Marok Tua Saparudin mengatakan, dia sangat bersyukur sekali adanya bantuan pinjaman dua unit perahu karet dari Lanal Dabosingkep dilengkapi dengan sefti pelampung.

"Adanya bantuan dua unit perahu karet dari Danlanal Dabo, kami merasa terbantu untuk menyeberangkan anak-anak sekolah dan guru honor dari Dabosingkep yang bertugas memberi ilmu pendidikan ke pelajar," ungkap, Saparudin, Rabu (3/1).

Dia mengaku, selama ini anak sekolah dan masyarakat menggunakan jembatan yang dibangun, sekarang harus menggunakan alat penyebrangan yang di buat masyarakat dengan biaya penyeberangan Rp2.500.000, sejak jembatan tersebut terputus di tengah-tengah antara Marok Tua dan Tanjungyen sepanjang 70 Meter aktivitas warga sempat terhenti.

"Bantuan yang diberikan Lanal, sangat bermanfaat sekali bagi masayarakat kami, meski satu unit perahu karet mesin, satu unit perahu karet kosong yang berkapasitas 10 orang lebih, telah membantu sekali masyarakat kami," terangnya.

Komandan Lanal Dabo Singkep didampingi Palaksa Mayor Laut (P) Cahyo Pamungkas, para perwira beserta staf dan anggota mengunjungi warga Desa Marok Tua untuk melihat kondisi jembatan yang roboh sekaligus memberikan bantuan tersebut, yang diterima oleh Kades Marok Tua bapak Saparudin 

Komandan Lanal mengatakan bahwa bantuan ini merupakan perhatian Lanal Dabosingkep terhadap masyarakat yang tinggal di daerah pesisir pantai,terutama para guru dan anak-anak sekolah untuk mengatasi, setidaknya meringankan permasalahan yang sedang dihadapi.

"Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga Desa Marok Tua dalam mengatasi permasalahan jembatan yang roboh," ungkapnya, Selasa (2/1), ketika menyerahkan bantuan yang di terima langsung Kepala Desa Marok Tua Saparudin. (mrs).