Kamis, 04 Januari 2018, 19:02

Tunggakan Peserta BPJS Mandiri di Batam dan Karimun Capai Rp115,842 Miliar

BATAM, POSMETRO.CO : Selama 2017, jumlah tunggakan Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Batam dan Karimun mencapai Rp115,842 miliar sepanjang tahun. Kamis (4/1) siang, Kepala Kepesertaan BPJS Kesehatan Batam dan Karimun, Mouncensia, mengatakan, tunggakan peserta mandiri tahun 2017 di Batam sebesar Rp95,826 miliar dari 108.003 peserta dan Karimun sebesar Rp20,015 miliar dari 22.444 peserta.

"Totalnya seluruhnya Rp115,842 miliar dari 130.447 peserta mandiri di Batam dan Karimun," katanya.

Dia mengatakan masih ada peserta terutama dari peserta mandiri yang belum tertib dalam membayar iuran. Jika dilihat dari angka kepatuhan peserta mandiri saat ini baru mencapai sekitar 55 persen. "Kami berusaha mendorong agar tertib dalam membayar," ujarnya.

Padahal, lanjutnya, saluran pembayaran iuran BPJS Kesehatan cukup banyak. Selain di kantor cabang, pembayaran iuran juga bisa dilakukan di kantor-kantor cabang bank yang sudah bekerja sama. Bahkan bisa dilakukan melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) ataupun juga outlet PPOB yang sudah tersebar.

"Banyak peserta, setelah mendaftar dan membayar iuran sekali, setelah itu tidak membayar lagi pada bulan berikutnya. Selalu begitu polanya. Ketika terjadi kemalangan baru mengurus kepesertaan. Setelah dapat, iuran selanjutnya tidak dibayar lagi," jelasnya.

Mouncensia menambahkan, kepesertaan BPJS Kesehatan tahun 2017 di Batam sebanyak 888,539 peserta. Di antaranya Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebanyak  192,697 orang dan Bukan Penerima Bantuan Iuran (BPBI) sebanyak 658,552 orang.

"Sementara kepesertaan di Karimun sebanyak 127,651 peserta yaitu PBI 48,032 orang dan BPBI 76,975 orang," ujarnya.

BPJS mengimbau kepada masyarakat yang menjadi peserta agar tertib membayar iuran kepesertaan. Dengan demikian, jaminan proteksi terhadap peserta dapat terus berkelanjutan.(iik)