Jumat, 05 Januari 2018, 17:16

Hanya Ada 25 Kasus Kriminal Sepanjang 2017 di Bintan Timur

BINTAN, PM: Sepanjang tahun 2017 lalu, Polsek Bintan Timur, menangani sebanyak 25 kasus tindak pidana. 23 kasus sudah masuk ke meja hijau dan dua kasus masih dalam proses. "Dua kasus itu belum selesai karena pelakunya belum berhasil ditangkap," kata Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur Ipda Anjar Rahmad Putra Sik, Jumat (5/1) siang.

Dari sejummlah kasus tersebut kata Anjar, ada dua kasus yang paling menonjol, yakni pembunuhan bayi yang dilakukan oleh neneknya sendiri dan kasus penyeludupan bahan baku pembuat pil PCC sebanyak 12 ton dari India. Rencananya bahan obat terlarang itu tak hanya akan disebar ke berbagai daerah di Indonesia, tapi juga ke berbagai negara lainnya. "Kasus itu kemudian menjadi pintu masuk dalam mengungkap jaringan peredaran PCC yang tersebar di berbagai daerah. Seperti di Makasar dan Jawa Timur," ungkapnya.

Selian itu, jelang akhir tahun lalu, Unit Reskrim Polsek  Bintan Timur juga berhasil menangkap dua orang perampok bersenjata api yang menjadi buronan Polres Mesuji, Jambi. Ditambahkannya, kasus yang pihaknya tangani selama tahun 2017, di antaranya pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, pencurian sepeda motor, penganiayaan, pengerusakan, pengeroyokan, penggelapan, pencurian dalam keluarga, KDRT, pengancaman, perjudian, pemalsuan surat, pemerasan, penipuan, narkotika, pelanggaran UU ITE, perdagangan, dam kasus kriminal yang melibatkan anak di bawah umur.(aiq)