Minggu, 07 Januari 2018, 19:42
Tewas Usai Ditangkap

Mau Ditangkap, ASN Pengedar Narkoba Lawan Polisi dan Telan Barang Bukti

NATUNA, POSMETRO.CO : Kamis (4/1) pada pukul 15.30 WIB, Satuan Narkoba Polres Natuna melakukan penggerebekan dan penangkapan (undervover buy) terhadap Arf (37), bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna dikediamannya jalan Hang Jebat, RT 002 RW 001, Batu Ampar, Kelurahan Ranai, Kecamatan Bunguran Timur.

Kapolres Natuna, AKBP, Nugroho Dwi Karyanto dalam jumpa pers dengan sejumlah awak media, Sabtu (6/1) sore di aula Satnarkoba menyebutkan informasi yang diterima, Arf ini menguasai, menggunakan dan mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu.

"Informasi yang kita terima, dari masyarakat tersangka ini menguasai, menggunakan dan mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu, ini sangat dilarang dalam UU,"' ungkap Kapolres.

Diakui Kapolres jika dalam penangkapan terhadap tersangka  ini telah terjadi tindak kekerasan.
Dimana saat penangkapan, tersangka ini melakukan perlawanan dibantu oleh anak laki-lakinya.

Sehingga kata Kapolres terjadi pergumulan (perkelahian), antara tersangka dan anak tersangka dengan anggota Satnarkoba.

"Kita akui dalam penangkapan ini terjadi tindak kekerasan. Karena tersangka melakukan perlawanan dibantu anak laki-laki nya," ungkap Kapolres.

Kapolres menegaskan, jika dalam penangkapan ini anggota sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

'"Tindakan anggota dilapangkan sudah sesuai SOP, tegas serta terukur terhadap tersangka dan anak nya. Karena melawan dan hendak melarian diri," tegas Kapolres.

Satu lagi tambah Kapolres dalam penangkapan ini, tersangka berupaya menghilangkan barang bukti dengan menelannya.

"Barang bukti ditelan tersangka, hanya dua paket sabu-sabu saja berhasil di keluarkan dari dalam mulut tersangka. Dugaannya mungkin untuk menghilangkan barang bukti," tambah Kapolres.

Setelah diamankan di Satnarkoba kata Kapolres, tersangka ini kejang kejang-kejang diduga karena OD langsung dilarikan ke RSUD sekitar pukul 5.00 WIB pada hari Kamis tersebut.

"Namun belum masuk ke proses penyidikan, ARF telah meninggal dunia saat dilakukan tindakan medis di RSUD Natuna pada Jumat (5/1) sekitar pukul 4,30 WIB karena menelan jenis sabu-sabu untuk menghilangkan barang bukti dan diduga Overdosis," kata Kapolres. (maz)