Selasa, 09 Januari 2018, 22:52

Unik, Pasangan Ini Daftar ke KPU Naik Gajah

LAMPUNG, POSMETRO.CO : Pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Lampung, Mustafa-Ahmad Jajuli, resmi mendaftar ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi setempat, Senin (8/1).

Pasangan yang diusung oleh Partai NasDem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini menjadi pendaftar pertama.

Prosesi sebelum pendaftaran cukup unik. Pasangan ini menunggangi gajah menuju kantor KPU, Jalan Gajah Mada, Bandarlampung.

Iringan gajah merupakan bagian dari pawai parade nusantara untuk mengantarkanMustafa-Jajuli ke kantor KPU.

Sebanyak tiga gajah mengantar Mustafa-Jajuli dan pimpinan tiga parpol koalisi dari depan Rumah Sakit Graha Husada, sekitar 300 meter dari kantor KPU.

Mustafa dan Jajuli berada di atas seekor gajah yang berjalan di tengah. Sedangkan ketua-ketua parpol, yakni Ketua PKS Lampung Ahmad Mufti Salim dan Ketua DPD Partai Hanura Sri Widodo, naik gajah yang berada di sisi kiri Mustafa.

Di sebelah kanan, gajah menumpangi Ketua DPP Partai NasDem Taufik Basari dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura Lampung Yozi Rizal.

Sepanjang jalan, keduanya melambaikan tangan kepada pengguna jalan. Selain gajah, rombongan muli-mekhanai berpasangan tradisional nusantara juga mengawal pasangan ini. Tak ketinggalan, para kiai turut mendoakan pasangan ini. Begitu juga relawan dan simpatisan pendukung Mustafa-Jajuli yang meneriakkan yel-yel pemenangan selama pawai.

”Pimpinan parpol NasDem, PKS, dan Hanura naik gajah merupakan simbol kebesaran Provinsi Lampung yang tidak pernah ter-blow up ke media,” kata Mustafa dalam konferensi pers usai menyerahkan berkas pencalonan di kantor KPU Lampung.

Gajah juga memiliki filosofi terhadap adat budaya Lampung. Dimana, nenek moyang mengeramatkan kepada siapapun yang akan menjadi pemimpin Lampung untuk tetap menjaga kekerabatan tanpa pandang bulu, suku, agama, ras, dan antargolongan.

”Kami minta doa, dukungan, serta keterpilihan dari masyarakat dalam membangun Lampung. Akan kami buktikan dengan membawa kemenangan dan kejayaan Lampung,” ucap bupati Lampung Tengah ini.

Di akhir konferensi pers, Mustafa pun meminta maaf kepada warga Lampung yang merasa terganggu perjalannnya atas pawai tersebut selama proses pendaftaran berlangsung. ”Kami mohon maaf sebesar-besarnya,” pungkasnya. (dna/jpg)