Jumat, 12 Januari 2018, 15:57

Waduh, Motor Curian Dijual di Media Sosial

BATAM, POSMETRO.CO : Datuk Andre Bin Datuk Kamal (37) menjadi tahanan Mapolsek Sagulung. Pria disangkakan jadi penadah sekaligus pencuri motor Yamaha Mio pink dengan nomor polisi BP 5059 ER.

"Kami sudah terus mengitrogasi pelaku, tapi ia tetap mengelak bahwa dirinya tidak pencuri motor," kata AKP Hendrianto selaku Kapolsek Sagulung. Yang membuat polisi tak habis pikir, Datuk Andre mengaku mendapatkan motornya dari seorang rekannya. Namun, Datuk Andre tidak bisa menunjukkan siapa rekannya atau dari mana asal usul motor itu.

"Dia tak bisa tunjukkan dari mana asal-usul motor itu, berarti di juga pelakunya, cuma Datuk Andre tak juga mengaku," beber Hendrianto.

Hendrianto menceritakan, Senin(8/1) pagi, pemilik motor bernama Budi Anto berangkat kerja dengan menggunakan motor mio pink itu. Tiba di depan PT. Batamec, Budi Anto memarkirkan motornya di depan perusahaan.

"Pas mau pulang kerja, korban tidak lagi menemukan motornya yang dulunya di parkir di depan perusahaan," jelas Hendrianto.

Namun pelaku sendiri tidak bijak. Begitu mencuri motor ini, ia malah memostingkanya di sebuah group Facebook. Kesempatan ini pun di mamfaatkan korban dan kepolisian untuk bertemu dengan pelaku.

"Laporan polisinya di Polsek Batuaji. Selang beberapa jam usai melapor, korban datang ke sini dan menyebut motornya di posting di media sosial. Lalu, anggota menyamar sebagai pembeli dan berjanji bertemu di SP Plaza Kecamatan Sagulung,"  jelas Kapolsek Sagulung.

Namun anggota yang menyamar sebagai pembeli ini tidak mau gegabah. Mereka terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap motor yang di posting di media sosial itu.

"Anggota langsung mengecek motornya, ternyata motor itu sesuai dengan laporan korban yang dibuat di Polsek Batuaji," tegasnya.

Merasa cukup dengan alat bukti yang ada, anggota yang menyamar sebagai pembeli itu langsung menggiring Datuk Andre ke Mapolsek Sagulung, pelaku pun dimintai keterangan terkait asal usul motor.

"Herannya, Datuk Andre tidak mau mengaku bahwa dialah pelaku pencurian motor, dia tetap menyebut motor itu milik rekannya. Saat di tanya dimana keberadaan rekannya, Datuk Andre tidak bisa menjawab," tuturnya lagi.

Hendrianto menjelaskan, motor berwarna pink ini rencananya mau di jual seharga Rp 1,5 juta. Penjualan motor ini pun tanpa di sertai dengan dokumen lengkap. (jho)