Sabtu, 13 Januari 2018, 15:53

Berlayar Satu Jam Kapal Roro Putar Balik

BATAM, POSMETRO.CO : Akibat cuaca yang masih ekstrem di tahun 2018, sejumlah angkutan tranfortasi laut antar pulau ikut terkena dampaknya. Beberapa pelabuhan yang ada di Batam maupun di luar daerah, ada yang menunda keberangkatan, keterlambatan atau putar balik.

Seperti penuturan Paino (31), seharusnya ia sudah ada di Batam, Sabtu (13/1). Namun dikarena kondisi cuaca tidak bagus, kapal roro KMP Sembilang, dari pelabuhan Jagoh, Dabo Singkep, Lingga yang berangkat pada Jumat (12/1) pukul 18.00 WIB, menuju Batam putar arah balik setelah menempuh satu jam perjalanan. 

"Sempat jalan1 jam, karena cuaca tidak bagus ombaknya tinggi sampai 4 meter. Kapten kapal menghimbau kepada penumpang bahwa kapal akan putar balik kembali" ujarnya saat dikonfirmasi Posmetro, Sabtu (13/1)

Akibatnya bapak satu anak itu, dan ratusan penumpang kapal kembali diturunkan di pelabuhan Jagoh, Dabo Singkep. Dirinya dan sebagian penumpang sempat bertahan di pelabuhan. Menunggu informasi selanjutnya. Namun, tidak ada kabar berita, ia kembali ke rumahnya.

"Semalam agak sepi sekitar seratus yang berangkat. Biasanya ramai mungkin sudah pada tahu sudah masuk musim utara. Jadi mereka tak berani nyebrang ke Batam," kata dia lagi.

Sebelumnya kata Paino, kapal Roro KMP Sembilang, dijadwalkan berangkat pada Kamis (10/1) malam pukul 20.00 WIB. Akan tetapi cuaca buruk dumalam hari. Kapal terpaksa ditunda kembali. 

Lalu kapal dijadwalkan berangkat pada Jumat (12/1) pagi pukul 08.00 wib. Lagi-lagi karena faktor cuaca kapal kembali mengalami penundaan keberangkatan. 

"Jika cuaca malam nanti masih belum juga membaik. Kapal akan kembali du tunda keberangkatanya hingga Sabtu (13/1)  pagi," jelas Paino mengutip ucapan nokhoda kapal Roro, Saidur saat itu.

Informasi yang ia dapat dari kepala Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cabang Dabo Singkep, Sahat mengatakan kecepatan angin diwilayah perairan Kepri, khususnya dari Singkep menuju Batam masih cukup kencang. Diperkirakan mencapai 15 hingga 20 Knot, dan bisa mengakibatkan gelombang mencapai 3 atau 4 meter.

Hal sama juga diutarakan Syabandar Pelabuhan Punggur dan Roro, Batam, Komaruddin. Kapal Roro tujuan Dabo Singkep tidak diberangkatkan, Sabtu (13/1) dikarenakan cuaca tidak bagus. Sehingga sesuai dengan Standart Operasional Prosedur (SOP) kapal ditunda keberangkatan sembari menunggu keadaan membaik. Demi keselamatan penumpang kapal.

"Iya betul, keberangkatan kita tunda karena cuaca disana (Dabo Singkep) tidak bagus. Kita sudah berkoordinasi dengan syabandar setempat dan BMKG. Tapi Alhamdulillah, kalau ke Tanjungpinang masih aman," pungkasnya. (hbb)