Rabu, 17 Januari 2018, 14:55

Tembok Parit Roboh, Air banjiri SMPN 28 Taman Raya

BATAM, POSMETRO.CO : Tembok parit besar yang ada di Ruko Gesa Taman Raya ambruk sehingga air parit dan airnya mengarah ke SMPN 28, sehingga sekolah tersebut penuh dengan genangan air kotor, SMPN 28 Taman Raya kembali terpaksa memulangkan siswa siswinya dan kegiatan belajar diliburkan.

''Tadi baunya sampai masuk ke ruangan kelas, airnya juga kotor takut ada anak yang bermain malah jadi penyakit. Terpaksa kita liburkan sehari ini,'' kata Wakil Kepala Sekolah SMPN 28 Tri Mandono.

Bukan kali ini saja sekolah tersebut tergenanng. Setiap hujan deras mengguyur, sekolah tersebut menjadi langganan banjir di karenakan posisinya yang rendah dan di kelilingi perumahan. Sehingga air pembuangan mengarah ke sekolah.  Tri menjelaskan, butuh satu hari normalisasi parit dengan cara mengeruk tanah yang ambalas oleh alat pengeruk eskavator. 

" Paritnya cukup besar, lebarnya 13 meter dan panjangnya 16 meter butuh 1 hari pengerukan," jelasnya. Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin mengatakan sebelumnya pemerintah berencana menimbun sebagian area sekolah untuk menghindari banjir. Namun hal ini dirasa kurang efektif.

“Lebih baik direlokasi saja, lahan sudah ada,” kata dia beberapa waktu lalu. Saat ini pihaknya sudah mendapatkan hibah lahan dari pengusaha seluas satu hektar. Lokasi tersebut tidak jauh dari lokasi sekolah saat ini dan bebas banjir.

“Pembangunan akan dimulai tahun 2018 ini, dan mereka yang sekarang masih belajar di lokasi lama akan dipindahkan bertahap,” jelasnya.

Muslim menyebutkan telah memasukkan relokasi SMPN 28 Batam menjadi salah satu proyek prioritas tahun depan. Pihaknya telah mengusulkan Rp 6 miliar untuk relokasi sekolah. Di lahan seluas satu hektar tersebut, nantinya juga akan dipadukan dengan pembanguna SD baru.

“Yang ini menyusul dan tidak sekaligus, karena kita melihat kebutuhan sekolah dasar di sana cukup tinggi,” terangnya. (abg)