Rabu, 17 Januari 2018, 15:44

Banjir Melanda, Beberapa Sekolah di Anambas Rusak Parah

ANAMBAS, POSMETRO.CO : Dinas Pendidikan Anambas hingga kini belum bisa mentaksir barapa total kerugian yang dialami sekolah-sekolah yang terkena dampak banjir baik yang terjadi di Tarempa, Kecamatan Siantan, Kecamatan Jemaja serta Jemaja Timur. Sebab sampai kini, belum ada satu pun pihak sekolah yang membuat laporan secara tertulis ke Dinas.

Namun diperkirakan, kerugian dan kerusakan paling besar dialami SMPN 2 Siantan, Anambas. Pasalnya, saat banjir besar melanda Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, seluruh ruangan sekolah yang berada dilantai satu digenangi oleh banjir. Mulai dari ruang kelas, ruang guru, ruang perlatan drum band, ruang labolarotium, perpustakaan bahkan lap komputer.

"Laporan secara resmi belum ada. Jadi kita belum bisa perkirakan berapa total kerugian secara keseluruhan. Sejauh ini, diperkirkan SMPN 2 Siantan paling parah sebab, semuanya tergenang banjir kecuali lantai dua. Saat ini, pihak sekolah dan siswa masih gotong- royong membersihkan sekolahnya,"kata Kepala Dinas Pendidikan Anambas, Andi Agrial saat dihubungi via selulernya, Selasa (16/1).

Selain SMPN 2 Siantan, sekolah yang mengalami kerusakan paling parah selanjutnya yakni TK Pembina Siantan. Sekolah ini juga mengalami kerusakan parah sebab, selain rendah loksinya juga tidak jauh dari aliran sungai Sugi Tarempa. "Sekolah ini juga terendam semuanya,"jelasnya.

Selanjutnya, SDN 007 Sedak, Desa Tarempa Timur, Siantan. Sekolah ini juga mengalami kerusakan lumayan parah. Dimana, satu ruang kelasnya roboh akibat tertimpa lonsor. Selanjutnya, SMP Bayat dan TK Pituk. Dua sekolah ini juga dikabarkan mereng. "Untuk sekolah yang berada di Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur, kita belum tahu kerusakan yang mereka alami. Tapi informasinya ada beberapa sekolah disana juga kebanjiran," tuturnya.

Andi menambahkan, karena cuaca di Tarempa mulai membaik, pihaknya berencana akan mulai mendata semua sekolah yang terkena dampak banjir. "Untuk sekolah yang berada di Kecamatan Siantan, besok kita akan mulai mendata. Sementara sekolah yang berada di luar daerah, kita akan mendatanya melalui via telphon seluler karena cuaca laut masih belum bersahabat," terangnya. 

Ia juga menuturkan, jika sampai saat ini pihaknya belum ada mengeluarkan kebijakan libur sekolah bersama pasca banjir melanda Anambas. "Dari kita tidak ada. Hanya saja, sekolah yang terkena dampak bajir untuk sementara waktu tidak melakukan proses belajar mengajar karena masih bersih-bersih. Sementara untuk sekolah lain, tetap sekolah seperti biasanya," tutup Andi. (yes).