Sabtu, 20 Januari 2018, 14:45

Coklit Tanjungpinang, Warga Berusia 16 Tahun Boleh Nyoblos Asal...

PINANG, POSMETRO.CO : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) secara serentak se-Kota Tanjungpinang jelang Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019 mendatang. Kegiatan tersebut melibatkan KPU Provinsi, KPU Kota Tanjungpinang, PPK, dan PPS, yang turun bersama mendampingi Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP).

Sebelum memulai coklit, pada 20 Januari 2018, seluruh PPDP apel pagi di 18 kelurahan yang dipimpin komisioner KPU Kepri dan KPU Tanjungpinang. Kegiatan coklit pada hari pertama ini dilakukan secara serentak. Kegiatan coklit berlangsung selama sebulan hingga 18 Februari 2018 mendatang. 

"Hari ini, 20 Januari 2018, KPU diseluruh Indonesia melaksanakan Gerakan KPU Mencoklit Serentak," kata Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Robby Patria, Sabtu (20/1).

Robby menjelaskan, orang yang terdaftar menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) adalah orang yang berdomisili di Kota Tanjungpinang, yang belum meninggal dunia, yang berumur minimal 17 tahun pada bulan Juni 2018 dan orang yang berakal sehat. Berumur 16 tahun boleh didaftarkan asalkan telah berstatus menikah.

"Untuk masyarakat yang sudah meninggal harus dicoret dalam daftar yang diterima dari KPU," ungkapnya. Selain itu, Robby juga mengatakan, anggota PPDP harus mendata masyarakat yang belum terdata atau anggota keluarganya yang sudah bisa menggunakan hak pilihnya tetapi belum terdata. "Mendatangi rumah ke rumah setiap warga dan mencatat data warga yang belum terdaftar," ujarnya.

Selain itu, petugas PPDP wajib menempel stiker coklit di depan rumah guna mengetahui rumah tersebut sudah didata. Warga Tanjungpinang yang sudah pindah di daerah lain juga harus dicoret, karena yang berhak memilih nanti di 27 Juni adalah warga Tanjungpinang yang memiliki KTP elektronik atau suket (Surat Keterangan Perekaman e-KTP).(bet)