Senin, 22 Januari 2018, 14:49

Dinkes Batam Rencana Bangun Tujuh Ipal

BATAM, POSMETRO.CO : Hanya memiliki empat Instalasi Pengelolahan air limbah (IPAL), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam berencana menambah tujuh IPAL di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di Batam. 

"Kita baru ada empat IPAL yang dibangun, sementara yang lain belum," kata Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Minggu (21/1). Adapun empat puskesmas yang memilki IPAL diantaranya, Puskesmas Belakangpadang, Seibeduk, Sungaipanas dan Sekupang. Dia merincikan satu perangkat tersebut menggunakan anggaran sekitar Rp200 juta dari kucuran dana alokasi khusus (DAK) untuk kesehatan. 

"Dalam pembangunan IPAL memakai DAK. Karena memang kurang kita harus menambah. Secara bertahap kualitas puskesmas kita tingkatkan," harap Didi. Jika nantinya, dibangun tujuh IPAL total keseluruhan dana yang diperlukan sekitar Rp1.4 miliar. Ia menyebutkan anggaran yang digelontorkan untuk memperbaiki fasilitas umum pelayanan di sejumlah puskesmas di Batam.

"Tahun ini ada kucuran DAK yang turun sekitar Rp6,5 miliar. Selain bangun IPAL kita juga akan merevitalisasi Puskesmas Lubukbaja didesain ulang jadi dua lantai,akreditasi dan lainnya," jelas mantan direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Uban itu.

Didi melanjutkan, saat ini limbah yang dihasilkan dari puskesmas ditampung di pembuangan sementara dan menggunakan pihak ketiga dalam pelaksaaan. Maka dari itu pihaknya ditahun ini menargetkan tujuh puskesmas akan dibangun IPAL. Agar memiliki pengolahan dan mengurai limbah yang dihasilkan dari aktivitas puskesmas.
 
"Jadi intinya kami dahuluan puskesmas yang akan di Akreditasi. Karena itu merupakan salah satu yang menjadi penilaian tiap puskemas," kata dia lagi.  

Terpisah Kepala Puskesmas Seipanas, Anggranie Nawang Wulan menyebutkan, tempatnya sudah lama memiliki IPAL sejak tahun 2000-an.  Sebelumnya baru dua puskesmas yang punya IPAL Seipanas dan Belakangpadang. Lalu disusul Puskesmas Sei Pancur dan Sekupang yang dibangun tahun 2017 lalu selesai dibangun.

"Kita sudah lama ada sebelum saya menjabat kesini. Jadi dulu hanya dua puskesmas yang punya. Sekarang pemerintah mau bangun lain. Kalau IPAL kita waktu lalu pernah tak jalan tapi sekarang dah diperbaiki," pungkasnya. (hbb)