Jumat, 26 Januari 2018, 17:18

Parah, Jika Malam SDN 009 Simpang Dam Diduga Jadi Tempat Mesum

BATAM, POSMETRO.CO :  Lantaran tak ada penjagaan saat jam sekolah habis, Sekolah Dasar Negeri 009 Simpang Dam, kerap dijadikan tempat berbuat hal-hal negatif terutama pasangan muda mudi yang berpacaran. Hal ini pun kerap dikeluhkan pengajar dan orangtua siswa di sana. Pihak sekolah mengharapkan ada  penjaga agar meminimalisir Berbagai kejadian, seperti penemuan kondom, alat isap sabu, dan narkoba jenis lainnya.

Keluhan ini terungkap saat Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam mengadakan kunjungan ke sana. Meski bangunan sekolah tergolong bagus, namun sayangnya tidak ada penjaga dan penerangan di malam hari. Kesempatan inilah yang kerap dijadikan orang tak bertanggung jawab melakukan tindakan asusila di sana.

"Kunjungan kita terkait keluhan komite maupun guru. Diakibatkan minim anggaran, sekolah tak punya penjaga," kata Sekertaris Komisi IV DPRD Kota Batam, Udin P. Sihaloho, Jumat (26/1).

Oleh karena itu, pihak sekolah mengusulkan agar ada penjagaan di sana. Sementara Komisi IV, juga mengharapkan ada penjagaan yang bisa dibantu oleh Satpol PP Kota Batam. 

"Menurut laporan mereka (sekolah), tak jarang anak-anak menemukan alat kontrasepsi. Tentunya hal ini perlu ketegasan Wali Kota. Jangan Satpol PP malah ditarik jadi jabatan fungsional di dinas," ungkapnya.

Jika sudah dijaga, ia berharap Satpol PP juga bisa berkordinasi dengan instansi keamanan lainnya, agar sekolah tersebut tidak dijadikan sarang maksiat. "Sangat disayangkan, jika sekolah bagus namun malah dipakai orang gak bertanggungjawab," jelasnya.

Selain itu, SD Negeri 009 juga memiliki masalah lain, yakni 7 lokal yang kosong. Jika banyak dikabarkan sekolah kelebihan murid, namun SD ini malah kekurangan murid. Hal ini, menurut Udin sangat langka, karena tak biasanya sekolah negeri kekurangan murid.

Pir salah seorang guru SDN 009 menyebut, tiap hari pasti ada benda aneh yang di temukan di sana. Benda tersebut terbuat dari botol teh gelas. Lalu di atas permukaan teh gelas itu terdapat dua pipet. Benda aneh itu pun persis seperti bong yang digunakan untuk narkoba jenis sabu.

"Kalau siswa yang menemukan, pasti mereka bertanya apa itu pak. Sebagai seorang guru, saya tak mau menyebutkan apa nama alat itu, saya hanya meminta supaya alat tersebut dikumpulkan," tegasnya.

Pir melanjutkan, penemuan benda mirip bong ini bukanlah pertama kali, tapi penemuan ini sudah sering dan hampir setiap hari. Rata-rata bong tersebut di temukan di belakang sekolah, di teras sekolah atau pun di lantai dua dan lantai tiga sekolah.(iik)