Senin, 29 Januari 2018, 12:32

287 Pencari Suaka Dipindahkan Ke Hotel Hermes Bintan

PINANG, POSMETRO.CO : Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pusat Tanjungpinang bersama Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) memindahkan 287 orang pengungsi ke hotel Hermes Agro, Jalan Trikora, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan pada Senin (29/1) pagi. Hotel Hermes Agro dijadikan tempat penampungan sementara (Community House) bagi mereka yang telah mendapatkan status pencari suaka.

Pemindahan ratusan deteni itu dilakukan secara bertahap, mulai tanggal 29 hingga 31 Januari mendatang. Pada Senin pagi, IOM dan Rudenim hanya memindahkan hanya 100 orang dengan menggunakan bus menuju hotel Hermes Agro Bintan.

Kepala Rudenin Pusat Tanjungpinang, Hamzah menuturkan, pemindah 287 orang pengungsi dari Rudenim ke hotel Hermes Agro Bintan merupakan kebijakan IOM. Mereka yang dipindahkan ke penampungan sementara itu merupakan pengungsi yang telah memiliki status pencari suaka (Refugee) dari United Nations High Commessioner fot Refugee (UNHCR).

"Semuanya ada sekitar 351, tetapi yang sudah berstatus pengungsi dari UNHCR ada 287 orang, dan kita prioritaskan mereka yang sudah berstatus Refugee dari UNHCR," tuturnya.

Menurut Hamzah, pengungsi yang ditempatkan di hotel Hermes Agro nantinya tidak hanya dari Rudenim Pusat Tanjungpinang saja, melainkan ada beberapa orang yang didatangkan dari daerah lain. Hal tersebut mengingat, kapasitas hotel tersebut cukup besar untuk menampung ratusan pengungsi dari berbagai negara konflik di dunia.

"Nantinya ada juga kiriman dari Pontianak, Manado dan sebagian pengungsi di hotel Kolekta Batam juga di pindahkan ke Hermes," ujarnya.

Dikatakan Hamzah, sebagian besar mereka yang dipindahkan ke hotel Hermes Agro Bintan itu berasal dari Afganistan, Bangladesh dan Somalia. Mereka yang di tempatkan di hotel Hermes Agro sembari menunggu keputusan dari UNHCR untuk dikirim ke negara ketiga. "Semuanya sedang proses untuk berangkat ke negara ketiga," ungkapnya.(bet)