Selasa, 30 Januari 2018, 14:09

Realisasi Pajak Bintan Tahun  2017 Capai Rp181 Miliar

BINTAN,  POSMETRO.CO : Upaya Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Bintan dalam usaha meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak daerah membuahkan hasil yang cukup signifikan. 

Diakhir tahun 2017 lalu, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Bintan sudah berhasil melampaui target pajak daerah, yang telah ditetapkan, dari target realisasi sebesar Rp159 miliar. Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Bintan, berhasil merealisasikan pendapatan daerah hingga diangka Rp181 miliar, atau naik berkisar 17 persen dari selisih pendapatan Rp 26 miliar,  berbanding  realisasi pendapatan sebesar Rp155 miliar di tahun 2016. 

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Bintan, Yuzed saat ditemui mendampingi Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos dalam pertemuan  Konferensi Pemerintah Daerah Kepulauan se-Indonesia di Kota Batam, Senin (29/1) menuturkan bahwa sektor pajak daerah yang paling mendongkrak realisasi penerimaan pajak daerah, di tahun 2017, adalah sektor Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (BPHTB). 

Dimana, dari Rp7 miliar target yang diberikan pemerintah, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Bintan, berhasil membukukan pendapatan hingga Rp19 miliar, atau naik berkisar hampir Rp10 miliar  lebih atau 237 persen dari realisasi Rp5 miliar di tahun 2016. 

Selain dari BPHTB, sektor pajak yang mempengaruhi realisasi pajak daerah adalah pajak Hotel.  Dimana target Rp73 miliar, berhasil direalisasikan hingga Rp82,5 miliar atau naik berkisar 16 persen, atau setara Rp12 miliar dari realisasi Rp70 miliar di tahun 2016. 

Pajak Hotel juga masih menjadi urutan teratas dengan masih menjadi penghasil pajak tertinggi, dengan menyumbang sekitar 34 persen dari Rp181 miliar. 

"Peningkatan sumber pendapatan sektor pajak, sesuai dengan arahan Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos dimana Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Bintan, melirik potensi pajak di sektor perizinan bangunan dan juga pemutakhirkan data.  Terkait potensi lahan kosong yang dulunya belum dibangun, dan kini sedang dibangun, sehingga jelas ada objek pajaknya guna meningkatkan sektor pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan. " ujarnya. 

Sementara itu, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa peningkatan pendapatan pajak daerah sangat memerlukan usaha dan terobosan baru. Dimana pemerintah daerah harus bekerja ekstra, guna menggenjot sektor pendapatan tersebut.

"Khusus pendapatan daerah, selama ini masih banyak, objek objek pajak yang masih bisa digali dengan potensi potensi pajak baru yang belum maksimal.  Seperti halnya sektor Pajak Bumi dan Bangunan. Hal ini tentunya memerlukan kerja yang extra untuk mewujudkan hal tersebut.  Alhamdulilah pada tahun 2017 yang lalu, BPPRD telah bekerja keras dan melampaui target yang telah kita tetapkan " ujarnya. 

Diketahui bahwa laporan realisasi hasil pajak daerah tahun 2017 yang lalu, diantaranya Pajak Hotel Rp82,5 miliar. Pajak Restoran Rp31,2 miliar. Pajak PBBP2 Rp20,3 miliar. Pajak BPHTB Rp19,8 miliar. Pajak PPj Rp12,9 miliar. Pajak MBLB Rp11,2 miliar. Pajak Hiburan Rp2,4 miliar. Pajak Reklame Rp356 juta, dan Pajak Parkir Rp240 juta.(aiq).