Sabtu, 10 Februari 2018, 15:38

Karimun Heboh, Kakak Nikahi Adik Kandung

KARIMUN, POSMETRO.CO :  Selama 16 tahun rahasia asmara AM dan ST  sama sekali tidak diketahui orang, akhirnya perkawinan dua saudara kandung ini terungkap oleh warga.

Jumat (9/2/2018) sekitar pukul 14.00 WIB, warga dari Paya Sunan dan Bukit Cincin, Kecamatan Meral Karimun pun bergerombolan mendatangi rumah pasangan terlarang di gubuk yang berada di Bukit Cincin, Kecamatan Meral.

 

Rumah itu pun sontak ramai, warga dengan dibantu Bhabinkantibmas dan sejumlah aparat lainnya langsung menggerebek rumah itu.

AM dan ST pun menjadi terduga siang itu. Keduanya pun dicerca dengan sejumlah pertanyaan. Beruntung warga masih mampu menahan emosi sehingga melibatkan aparat penegak hukum yang membuat aksi main hakim sendiir pun tak terjadi.

Perlahan dengan pasti, polisi dan warga pun mempertanyakan kebenaran kabar itu. Alhasil keterangan keduanya pun membuat warga dan polisi geleng-geleng kepala.  "Keduanya benar dan mereka mengakui mereka merupakan kakak beradik kandung," ujar Kapolsek Meral, AKP Syaiful Badawi SIK kepada POSMETRO.

Hal ini dikuatakan AM yang mengakui hubungan sedarah itu. ''Kami adik beradik, tapi kami sudah nikah siri," ucap AM didepan polisi dan warga siang itu.

Bagai disambar petir di siang bolong, warga yang hadir di lokasi pun sempat naik emosi. Beruntung polisi  dilibatkan dalam penggerebekan ini. Saat itu berusaha meredam amarah warga. AM dan ST pun disidang ditempat, dengan tujuan untuk mencari tahu permasalahan sebenarnya.

Tak sampai disitu, polisi pun mengamankan keduanya untuk mencegah terjadi hal-hal yang tak diinginkan. "Keduanya kita amankan, untuk meredam aksi warga, warga pun tentu tak terima dengan perbuatan yang terjadi di wilaya mereka. Kita bersama perangkat RT, dan lainnya langsung mengambil kebijakan bersama-sama warga," terang Badawi lagi.

"Atas kesepakatan bersama, untuk itu AM akhirnya tidak boleh tinggal di Karimun lagi apalagi mereka juga bukan warga asli Karimun mereka berasal dari daerah Jawa, untuk itu, Jumat (9/2/2018) malam kemarin langsung kami antar beramai-ramai ke Pelabuhan Roro di Parit Rampak, dan malam itu juga AM diminta meninggalkan Karimun, Sementara ST adiknya masih kita amankan untuk dimintai keterangan, bersama dua anak perempuannya," tegas Badawi.

Sementara dari hubungan AM dan ST selama ini telah menghasilkan dua anak perempuan dari hubungan terlarang tersebut. Dari buah cinta terlarang keduanya dua anaknya yakni SF (5) dan RS (4). (ria)