Sabtu, 10 Februari 2018, 16:07

350 Peserta Ikuti Festival Jong Race Utara di Bintan

BINTAN,  POSMETRO.CO : Sebanyak 350 peserta dari berbagai daerah di Kepri, mengikuti Festival Jong Race Utara yang dibuka Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, MM, Jumat (9/2). Festival ini diadakan di pantai Keter, Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan, Jumat (8/2). 

Acara yang dilaksanakan selama tiga hari ini juga, disejalankan dengan perlombaan lagu 60-an Pop Yee Yee. Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam MM, dalam sambutannya, mengatakan bahwa untuk melestarikan budaya yang telah ada sejak dahulu kala ini,  butuh keseriusan dalam pelaksanan kegiatan. 

Dalam  hal ini, Dinas Pariwisata Bintan telah membuktikan dengan sudah dilaksanakannya festival sebanyak dua kali, dan kesemuanya berjalan dengan baik dan lancar.

"Untuk kedepan mungkin akan kita tingkatnya lagi event ini, dengan cara menerima peserta lebih banyak lagi. Agar, nantinya event ini bukan hanya dapat kita jadikan event tahunan.  Namun, bisa juga dijadikan ikon pariwisata baru yang dapat menarik kunjungan para wisatawan ke Bintan,'' terangnya. 

Selain itu, Pemkab Bintan juga berharap kedepan festival race jong utara ini,  dapat dijadikan sebagai event tahunan tingkat Provinsi Kepri, agar budaya yang memang telah ada sejak dahulu ini dapat lebih dikenal oleh daerah-daerah lainnya," ungkapnya

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Bintan, Luki Zaiman Prawira, S STP saat ditemui seusai pembukaan festival menjelaskan bahwa, pada tahun ini jumlah peserta yang telah mendaftar sebanyak 350 orang. Kesemuanya terdiri dari berbagai daerah di Kepri. 

''Sebenarnya dari keseluruhan peserta yang mengikuti festival ini masih banyak lagi yang ingin mendaftar, dikarena kan keterlambatan pendaftaran, akhirnya mereka tidak dapat ikut," ungkap luki

Untuk diketahui bahwa festival jong yang dilaksanakan di Kampung Keter Laut ini, sebenarnya ada keunikan tersendiri dari festival jong yang diadakan di daerah-daerah lain.  Dimana, kali ini jarak tempuhnya sejauh lebih kurang 500 meter dan untuk digaris bawahi bahwa jongnya tidak dilepas di laut, tapi dilepas di daratan seberang Pulau Keter. 

Di situlah, sebenarnya tantangan dan keunikan bagi para peserta festival jong kali tahun ini, peserta harus mampu melewati tantangan yang telah di siapkan oleh panitia. 

''Kita akan terus melaksanakan festival jong ini tidak hanya di Kampung Keter saja. Tetapi di daerah lain juga akan kita laksanakan guna melestarikan budaya yang telah ada sejak dahulu, agar budaya-budaya ini dapat terus di nikmati oleh setiap generasi," tutupnya.(aiq)