Rabu, 14 Februari 2018, 12:31
Imigrasi: Tidak Ada Pengamanan Warga Asing

Beredar Kabar Amankan 6 WNA Tanpa Dokumen?

KARIMUN, POSMETRO.CO: Kabar Kantor Imigrasi Tanjungbalai Karimun mengamankan enam warga negara asing (WNA) tanpa dokumen yang sah santer terdengar pada Selasa (13/2/2108) siang. Terkait  kabar tersebut,  pihak Imigrasi merupakan “isu liar”.


Informasi yang diterima POSMETRO, Selasa sekitar pukul 11.00 Wib, ada sejumlah anggota Imigrasi mendatangi Kantor PT Grace Rich Marine (GRM) yang berada di Komplek Perumahan TMK, Sei Raya Kecamatan Meral. 


Dari aksi turun ke lapangan tersebut petugas yang diduga kuat merupakan petugas Imigrasi Tanjungbalai Karimun berhasil mengamankan enam wanita dari kantor tersebut.


“Ada enam orang kalau gak salah hitung tadi yang dibawa, kalau lihat wajahnya bukan orang Indonesia,” ujar seorang warga kepada Posmetro.
Dari keenam wanita itu, diduga berkewarganegaraan Korea. Usai mengamankan keenamnya pun ikut dibawa petugas dari kantor tersebut.


Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Tanjungbalai Karimun, Mas Arie Yuliansa Dwi Putra mengatakan terkait kabar pengamanan enam WNA dari Kantor PT GRM tersebut tidak benar. Ia juga mempertanyakan beredarnya isu liar tersebut.
“Hoax itu bang, yang ada memang kami ada turun, tapi tak ada mengamankan, negatif hasilnya,” terang Kakanim.


Kakanin  juga mempersilahkan POSMETRO mengkonfirmasi ke Kasi Wasdakim, dikarenakan ia sedang berada di luar Karimun.


Sementata Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Tanjungbalai Karimun, Baran Daru yang dikonfirmasi POSMETRO juga menyatakan hal yang sama. Namun awalnya Baran mengaku tidak ada melakukan turun ke lapangan apalagi sampai mengamankan enam orang WNA tersebut.


“Gak ada yang diamankan mas, kami juga ngecek hari ini juga nggak mas,” ucap Daru yang akhirnya meklarifikasi ucapanya usai POSMETRO menyatakan Keterangan Kepala Kantornya mengaku ada tim yang turun kelapangan namun tidak membuahkan hasil.


“Oh iya setelah ini bergulir baru kami turun ke lapangan, soalnya bingung juga kami, kok kami dibilang mengamankan,” ralat Daru dan menyatakan turunnya ke lapangan setelah isu pihaknya mengamankan enam WNA  mengalir deras di sebagian masyarakat.


Untuk itu ia menghimbau kepada masyarakat luas bahwa tak ada yang diamankan oleh pihaknya dalam aksi turun ke lapangan kemarin, bahkan kehadiran pihaknya hingga di lokasi untuk memastikan kebenaran kabar tersebut.(ria)