Kamis, 15 Februari 2018, 17:53

1. 377 Karung Amonium Nitrate Diamankan Bea Cukai

KARIMUN, POSMETRO. CO: Jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jendeal Bea dan Cukai Tipe Khusus Kepri berhasil menggagalkan penyeludupan ribuan karung Amoniun Nitrate (AN) asal Malaysia.

Dari data yang dihimpun ribuan karung AN diamankan dari KM Jaya Indah 8, GT 22, pada Selasa (13/2/2018).


Humas Kanwil DJBC Tipe Khusus Kepri, Refly F Silalahi dalam rilisnya Kamis (15/2/2018)  menyatakan penangkapan dilakukan Selasa 13 Februari 2018 oleh tim patroli BC 20004.


“Saat itu petugas mendapatkan informasi bahwa pada pukul 08.30 WIB di koordinat 01o-33'-36” U / 106o-17'-54” T terdapat 1 (satu) buah kapal target yang diduga membawa barang terlarang. Saat itu petugas langsung melakukan penegahan dan didapati ternyata kapal tersebut bermuatan Ammonium Nitrate yang diduga berasal dari Malaysia menuju Kalimantan,” ujar Refly.


Pencegahan Lanjut Refly dilakukan di sekitar perairan Pulau Pengibu. Dari hasil pemeriksaan didapati kapal tersebut kedapatan membawa 1377 karung, dengan masing-masing karung berukuran 25 kg Ammonium Nitrate.


“Selesai melakukan pemeriksaan kapal tersebut dikawal menuju Kanwil Khusus DJBC Kepulauan Riau, Tanjung Balai Karimun beserta awak kapal yang berjumlah 4 (empat) orang termasuk nakhoda guna proses lebih lanjut.


Dikatakannya lebih lanjut, KM Jaya Indah 8 membawa Amonium Nitrate dari Malaysia tujuan Kalimantan, Indonesia tanpa dilindungi dokumen yang sah. Diperkirakan Jumlah total nilai barang nilai mencapai ± Rp 5.163.750.000,00 (lima miliar seratus enam puluh tiga juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) sesuai dengan harga pasaran.


Dipaparkan Refly Amonium Nitrate merupakan salah satu bahan peledak berpotensi membahayakan pertahanan dan keamanan negara selain itu Amonium Nitrate berpotensi dapat merusak lingkungan hidup Tindak Lanjut Penindakan.


“Saat ini kasus ini masih dalam Penyidikan tindak pidana kepabeanan atas pelanggaran Pasal 102 huruf a Undang-undang Kepabeanan dengan tersangka berinisial Y yang merupakan nakhoda kapal, sementata barang bukti berupa 1377 karung diamankan  didalam gudang Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau menunggu proses lebih lanjut.(ria)