Sabtu, 17 Februari 2018, 16:12

Satu Hari, 1 mobil Meledak, 1 Mobil Lagi Hantam Pohon

BATAM, POSMETRO.CO : Satu unit mobil Toyota Rush bernopol BP 1515 YD terbakar di Jalan S parman tepatnya, di depan Perumahan Bukit Sentosa, Sei Beduk. Api dengan cepat membesar sehingga, menghanguskan seluruh bodi mobil. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian pada Jumat (16/2) sekitar pukul 22.05 WIB.

Mobil, awalnya bergerak dari arah Tanjung Piayu menuju Mukakuning, Sei Beduk. Namun sesampai di depan perumahan Bukit Sentosa, mobil tiba-tiba terbakar. Tidak ada saksi mata yang mengetahui pasti kejadian ini. "Api keluar dari bagian mesin dan cepat membesar," kata Putra, warga Bidaayu yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

Beruntung pengemudi mobil dan penumpang yang namanya belum diketahui itu, sudah keluar dari kendaraannya. Satu unit mobil pemadam kebakaran pun dikerahkan ke lokasi tersebut guna memadamkan api. "Penumpang yang cewek syok. Sempat dilarikan ke rumah sakit," katanya 

Jalanan pun sempat macet karena, pada jam tersebut banyak buruh yang sedang berangkat bekerja. Pengguna jalan berhenti karena takut melontas lantaean api yang cukup besar. "Sempat ada ledakan juga tadi," adit menimpali.

Pengguna jalan menduga jika penyebab mobil terbakar tersebut karena menabrak pohon dan tiang reklame di depan perumahan Bukit Sentosa. Namun hal ini dibantah oleh Lanit Laka Lantas Polresta Barelang, Iptu Efendi Marpaung. "Anggota sudah kelapangan. Saat kejadian, di mobil itu ada suami istri. Tidak ada korban jiwa ataupun yang terluka dalam kejadian ini," sebutnya.

Menurutnya, saat sedang diperjalanan sang sopir melihat ada asap yang keluar dari mesin mobil. Sopir mobil itupun segera menepikan kendaraannya dan segera keluar. Usai api dipadamkan, Polsek Sei Beduk langsung memasang garis polisi di sekeliling mobil tersebut. "Kita sudah tanyai korban. Mereka pun menolak membuat laporan. Karena tidak ada korban jiwa ataupun yang dirugikan, kita serahkan mobil ini kepada pemiliknya. Yang penting kita sudah tahu ada kejadian ini," pungkasnya.

Di hari yang sama yakni sekitar pukul 17.30 WIB, kecelakaan lalu lintas juga terkadi di jalan Brigjend Katamso tepatnya, di depan perumahan Taman Carina, Batuaji. Mobil Pickup BP 8830 DD yang dikemudikan Suprianto menabrak pohon.

Menurut warga, mobil tersebut melaju ugal-ugalan dari arah Tanjunguncang menuju Simpang Basecamp. Saat hendak menyalip mobil di depannya, Suprianto kehilangan kendali. Ia sempat menyerempat mobil yang hendak disalip tersebut.

Suprianto langsung membanting stir ke kanan guna menghindari tabrakan yang lebih parah. Namun mobilnya justru kehilangan keseimbangan. Mobil pickup tersebut menabrak marka jalan lalu menyeruduk pohon dan pagar pembatas jalan. "Sepertinya dia mabuk. Tadi pas diselamatkan, tercium bau minuman keras," kata Nedi, seorang saksi mata.

Akibat kejadian ini, Suprianto mengalami luka ringan di bibir. Sementara, mobilnya ringsek dibagian depan. Kecelakaan lalu lintas inipun menjadi tontonan pengguna jalan yang melintas.

Suprianto pun berjanji akan bertanggung jawan dengan kejadian ini. "Saya mau nyalip mobil di depan. Tahunya ada tiga motor nyalakan lampu sen ke kanan. Mereka mau mutar jalan di U-Turn. Dari pada nabrak mereka, bagus saya banting stir ke kanan," Suprianto mengungkap alasannya.

Dalam kasus ini, Kanit Laka Lantas Polresta Barelang, Iptu Efendi Marpaung juga mengatakan, pengguna mobil pickup tidak ditahan. Dia hanya ditilang dan mengganti rugi kerugian negara seperti, pagar pembatas yang dirusak. (ddt)