Sabtu, 17 Februari 2018, 16:16

Tiga Jenderal pun Bernyanyi di Perayaan Imlek

PINANG, POSMETRO.CO : Perayaan tahun baru Imlek di Kota Tanjungpinang yang berpusat di kawasan Kota Lama, Pasar kian meriah. Selain dihiasi lampion berwarna merah, panggung kesenian warga Tionghoa yang berdiri di Jalan Merdeka pun tampak berbeda. Pasalnya, ada tiga jenderal bintang satu dari satuan TNI dan Polri yang ikut menyumbangkan tiga lagu untuk memeriahkan malam pergantian tahun tersebut.

Ketiga jenderal itu yakni Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Yan Fitrihalimansyah, Komandan Korem 033 Wira Pratama, Brigjen TNI Gabriel Lema dan Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Ribut Eko Suyatno. Selain manggung bersama, ketiga jenderal itu pun terlihat kompak mengenakan kemeja berwarna merah.

Kendati demikian, ada salah satu lagu berbahasa Mandarin yang dilantunkan Wakapolda Kepri membuat warga tercengang jelang detik-detik pergantian tahun baru Imlek tersebut. Lidahnya kian fasih menlafalkan kata-kata berbahasa Mandarin tersebut. Warga yang menyaksikan panggung kesenian itu terkagum.

Suasana malam perayaan tahun baru Imlek ke 2569 itu semakin menggambarkan Kota Tanjungpinang yang harmonis. Ada sejumlah tarian dan lagu yang dibawakan oleh pemuda-pemudi Tionghoa mampu menarik perhatian penonton, ketika mereka membawakan lagu keroncong.

Perayaan tahun baru imlek tahun 2018 bertempat di depan Vihara Bahtra Sasana juga mempertunjukkan seni bermain barongsai. Barongsai yang diperagakan itu pun masuk ke seluruh ruangan vihara saat warga Tionghoa sedang melaksanakan sembahyang.

Pada acara itu, tak hanya di hadiri oleh ketiga jenderal tersebut, ada sejumlah pejabat daerah turut hadir. Seperti Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, Kapolres Tanjungpinang, serta para FKPD Kota Tanjungpinang. Bahkan, pada kesempatan itu, dua pasangan calon wali kota, Lis Darmansyah dan Syahrul turut memadatkan kursi malam pergantian tahun tersebut.

Tokoh masyarakat Tionghoa, Hengky Suryawan mengatakan, pada tahun baru Imlek 2018 ini, masyarakat Tionghoa khususnya di Kota Tanjungpinang sangat mengharapkan adanya semangat untuk membangkitkan kemb perekonomian di Tanjungpinang dan di Kepri pada umumnya. Bahkan, masyarakat Tionghoa menginginkan Kepri menjadi pusat perekonomian di wilayah pulau Sumatera.

"Di tahun ini, shio Anjing, kita berharap, ekonomi akan bangkit, bisa tumbuh, sehingga Kepri bisa menjadi daerah pertumbuhan ekonomi terbe di wilayah Sumatera," ujarnya.

Hengky menuturkan, bahwa pada tahun baru Imlek ke 2569 tahun ini merupakan tahun politik. Pemilihan wali kota dan wakil wali kota Tanjungpinang. Untuk itu, ia berharap, masyarakat Kota Tanjungpinang bisa saling menjaga keutuhan negara kesatuan republik Indonesia serta menjaga kemajemukan masyarakat Kota Tanjungpinang.

"Saya juga berharap, masyarakat saling menjaga keutuhan kebhinekaan tunggal ika dan saling menjaga persatuan dan kesatuan bangsa," tegasnya.

Selain itu, hal yang senada juga disampaikan oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri. Ia juga berharap, pada tahun 2018 ini yang bertepatan dengan shio Anjing, Kota Tanjungpinang lebih baik lagi. Tak hanya itu, kerukunan umat beragama terus dijaga, sehingga keamanan di Kepri mampu mengundang investor dari luar masuk ke Kepri.

"Kita juga menginginkan, apa yang dikatakannya pak Hengky, kalau bisa investasi di Kepri terus meningkat," pungkasnya.(bet)