Rabu, 21 Februari 2018, 16:54

Tiga Malam Diberi Mimpi, Pencari Batu Temukan Tengkorak Manusia

PINANG, POSMETRO.CO : Seorang warga Bintan menemukan tengkorak manusia saat mencari batu di hutan Gunung Lengkuas, tepatnya perbatasan Bintan-Tanjungpinang pada Selasa (21/2) malam. Polisi telah mengevakuasi tengkorak tersebut, namun warga Bintan maupun Tanjungpinang belum ada yang mengakui kehilangan sanak saudaranya.

Informasi yang dihimpun POSMETRO, penemuan tengkorak itu sempat menjadi pembicaraan bagi warga. Karena warga setempat tidak ada yang mengakui kehilangan sanak saudaranya. Selain itu, pihak kepolisian pun kebingungan atas batas wilayah penemuan tersebut. Satu sisi, Polsek Bintan Timur mengakui bahwa wilayah penemuan tengkorak itu bukan wilayah hukumnya.

Begitu juga halnya dengan Polsek Bukit Bestari, Polres Tanjungpinang. Penemuan serpihan tengkorak manusia itu lebih tepatnya berada di wilayah Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur. Namun, demi lancarnya proses evakuasi, Polsek Bukit Bestari bersama pihak kelurahan Dompak berinisiatif untuk mengambil alih evakuasi tengkorak tersebut.

Lurah Dompak, Hery Susanto mengatakan, bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh, penemuan tengkorak itu oleh seorang warga yang tengah mencari batu di perbatasan Bintan-Tanjungpinang. Lokasi penemuan tengkorak itu secara administratif sejak masih Kabupaten Kepulauan Riau, masuk ke wilayah Tanjungpinang.

"Dari pada berbenturan, kami ngalah. Soalnya Ketemunya dihutan yang jalan masuk ke arah Vihara Patung Seribu, perbatasan Tanjungpinang-Bintan, berbatasan dengan jalan lingkar yang pak Sani (Alm Gubernur) mau buat itu," katanya.

Hery menjelaskan, setelah ditemukan tengkorak itu, pihak kelurahan juga mencoba menelusuri warga yang kemungkinan kehilangan sanak saudara. Namun, hingga Rabu (22/2) siang, tidak satu pun warga yang mengaku hilangan kerabat ataupun sanak saudaranya.

"Tidak ada warga saya yang. Tapi, tengkorak itu sudah dikebumikan di pemakaman dekat Kampung Boyan, tak jauh dari lokasi penemuan," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Bukit Bestari, Kompol Arbaridi Jumhur mengaku, mendapatkan informasi bahwa ada warga yang menemukan tulang belulang manusia. Penemuan itu lebih ke wilayah Kelurahan Gunung Lengkuas. Saat ini, pihaknya belum mengidentifikasi identitas tengkorak tersebut, karena diduga telah lama.

"Karena identitasnya belum diketahui, tulang sudah menyatu dengan tanah, diduga sudah 2 atau 3 tahun. Karena diduga dengan kesepakatan masyarakat, maka dikebumikan terlebih dahulu," tuturnya.

Dikatakan Jumhur, tulang belulang itu pada malam itu juga diidentifikasi oleh anggota Inafis, Polres Tanjungpinang. "Namun, warga setempat tidak yang merasa keluarganya yang kehilangan. Kita pun kewalahan untuk mengidentifikasi, karena tinggal tulang. Tetapi, nanti jika ada yang merasa kehilangan keluarganya, segera laporkan ke kita," ungkapnya.

Menurut informasi yang dituturkan Lurah Gunung Lengkuas, Ipan Golar Riadi, penemuan serpihan tengkorak itu ditemukan oleh seorang warga yang ia sendiri belum mengetahui namanya. Kala itu, warga tengah mencari batu. Setelah meraba, pencari batu itu terpegang tulang manusia.

"Ditemukan sekitar pukul 6 sore, saat itu dipikir ranting kayu gitu. Lokasi itu memang bekas tambang bauksit. Mungkin disitu bekas kuburan lama, kabarnya, sebelum ketemu, yang mencari batu dimimpikan selama tiga malam, begitu ketemu, si pencari batu baru teringat mimpinya. Saat ini, tengkoraknya sudah dikuburkan," pungkasnya.(bet)