Selasa, 27 Februari 2018, 16:36

Novelis Bintan Luncurkan Novelnya yang ke 17

Belum banyak yang tahu, sebenarnya di Kepri atau tepatnya di Bintan memiliki seorang novelis yang sudah menulis puluhan novel-novel keren. Bahkan, hasil karyanya itu, sudah banyak beredar di toko-toko buku ternama, yang ada di Indonesia. 

Novelis itu adalah Riawani Elyta.  Sosok novelis perempuan yang satu ini,  memang jauh dari pemberitaan media massa. Minggu, (25/2), pukul 20.00 wib, bertempat di halaman Cafe Qong Kali Qong,  Riawani meluncurkan  novel ke-17 nya yang berjudul Love Catcher. 

Puluhan  anak muda hadir di acara itu. Karena,  Riawani membagikan buku karyanya gratis, dan ada hadiah doorprize lainnya. Love Catcher mengisahkan sepasang kekasih yang telah memutuskan untuk hidup bersama selamanya. Namun, pilihan lain datang kepada mereka. Meski awalnya terlihat biasa, pilihan lain itu mengubah segalanya. Kisah mereka tak lagi sama. Mampukah janji menghapus segala ragu? Ataukah mereka harus menyerah pada rasa yang sudah telanjur berbeda?

Tidak ada yang abadi di dunia ini. Tidak juga kesetiaan. Benarkah?Azizi dan Gaby sepenuhnya mengerti, mereka tak bisa saling melepaskan. Terlebih, setelah segala harap tumbuh di antara keduanya, mereka tak yakin bisa jauh terpisahkan. Namun, kini keinginan untuk terus bersama tak lagi sejalan dengan kenyataan. Mereka harus memilih.

Novel setebal 320 halaman, yang diterbitkan  oleh Penerbit Gagasan Media ini, bakal beredar di toko-toko buku yang ada di Indonesia. Termasuk di toko-toko buku yang ada di Tanjungpinang. Dijual dengan  harga kisaran Rp71 ribu. 

''Insya Allah,  buku novel ke-17 saya itu akan beredar di toko-toko buku yang ada di Indonesia, pada bulan ini.  Begitu juga di toko buku yang ada di Tanjungpinang.'' kata Riawani dengan antusias. 

Cerita soal proses penulisan  Love Catcher,  Riawani pun sedikit berbagi. Dalam jangka waktu 4 bulan,  Riawani diberi waktu oleh pihak penerbit,  untuk menyelesaikan tulisannya itu. 

Bukan waktu yang lama. Ada banyak kendala di sana-sini yang dia hadapi.  Namun,  halang rintang itu berhasil dia lalui, dan Love Catcher bisa disuguhkan  untuk pembaca setia nya. 

Kata Riawani,  menulis itu,  harus ada kemauan  dan kerja keras.  Apalagi,  Riawani,  adalah berstatus sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN)  di lingkup Pemerintahan Kabupaten  Bintan. 

Tentu,  tak mudah baginya,  untuk menjalankan rencananya.  Namun,  tekad dan kemauan yang kuat,  tulisannya itu berhasil dituntaskan.

''Alhamdulillah,  ada lima novel saya yang  bergenre romance,  yang berhasil diterbitkan  Gagas Media. Nanti,  Love Catcher bakal dicetak 4000 eksemplar.'' ungkapnya. 

Pesan Riawani,  pada generasi muda Bintan dan Tanjungpinang, buat mereka yang punya hobby  menulis,  kembangkan  bakat yang ada. 

Jujur,  Riawani sendiri awalnya sama sekali tak menyangka kalau dirinya ternyata punya bakat menulis.  Padahal,  kata Riawani,  ia lulus kuliah jurusan  Ilmu Administrasi Negara di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Raja Haji Tanjungpinang. Pekerjaan  rutin  Riawani sendiri, tak lain sebagai pegawai negeri sipil. 

Hobby menulisnya, berawal di tahun 2007. Prestasinya,  pernah memenangi beberapa perlombaan menulis cerpen,  novel, yang cukup bergengsi di tingkat nasional.  

''Semua saya lakukan  karena hobby. Lagi pula,  menulis itu,  menyenangkan.  Ayo baca novel Love Catcher. Novel dengan kisah yang  cukup menginspirasi.'' pungkasnya dengan bangga.(aiq)