Rabu, 28 Februari 2018, 16:40

Pertumbuhan Ekonomi di Kepri Melemah

BATAM, POSMETRO.CO : Pertumbuhan perekonomian Kepulauan Riau (Kepri) pada triwulan IV 2017, tercatat di angka 2, 57 persen (yoy). Jika dibandingkan pada triwulan III yang hanya 2,38 persen (yoy). 

"Namun, secara tahunan pertumbuham ekonomi ditahun 2017 diangka 2, 01 persen belum bisa mengangkat. Karena pertumbuhan lambat. Jika dibandingkan di 2016 yang tercatat 5, 03 persen," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepri, Gusti Raizal Eka Putra, usai press release kajian ekonomi dan keuangan regional Provinsi Kepri, Di Harris Hotel Batamcentre, Rabu (28/2).

Kinerja perekonomian di Kepri dilihat dari sisi permintaan dipengaruhi oleh pertumbuhan ekspor luar negeri, konsumsi rumah tangga, pemerintahan dan investasi masih mencatat  pertumbuhan yang melemah pada Tw 2017. Lalu sisi penawaran yakni pertumbuhan ekonomi bersumber dari peningkatan kinerja sektor industri pengelolahan.

Gusti memaparkan dari net ekspor yang terkontraksi karena perlemahan ekspor antar daerah. Dimana ekspor migas dan non migas  masih tumbuh pada tw IV 2017 sesuai data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Lalu non migas terutama elektronik dan CPO.

"Dilanjutkan dengan data aktivitas pelabuhan ekspor antar daerah melalui Batu Ampar dan Kabil tampak menurun ekspor domestik oroduk elektronik dan CPO. Secara tahunan, kontraksi ekspor disumbang dari pertumbuhan negatif ekspor antar daerah sebesar 9,14 persen," jelasnya.

Lalu konsumsi pemerintah di Tw IV 2017 realisasi belanja modal pemerintah sebesar 84, 9 persen lebih rendah dibandingkan Tw IV 2016, yakni 87,5 persen. Secara tahunan konsumsi pemerintah melambat dibandingkan 2016, karena rendahnya capaian realisasi belanja 2017.

"Pencapaian belanja pemerintah cukup tinggi direalisasi pada Tw III 2017 jika Tw IV ini," jelasnya. (hbb)