Kamis, 01 Maret 2018, 14:55

Program GPN Dorong Terapkan Pembayaran Non Tunai

BATAM, POSMETRO.CO : Sejak diluncurkan secara resmi pada Desember lalu, National Payment Gateway atau Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dari Bank Indonesia (BI) secara bertahap mulai terlaksana di Kepri. Fasilitas tersebut memungkinkan interkoneksi antar perusahaan beralih (switching)
dan interoperabilitas sistem pembayaran nasional. 

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepri, Gusti Raizal Eka Putra mengatakan, persiapan GPN di Kepri sudah mulai dilakukan oleh pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam hal pengeluaran dan pemasukan anggaran. Dengan bertujuan mendorong penerapkan transaksi non tunai lebih pasif. 

"Kita sudah rencanakan GPN dari ditahun 2014 lalu di Panbil untuk menggerakan pembiayaan non tunai. Ini tentunya meningkatkan efisiensi tindakan pembayaran e-money," ujarnya, Rabu (28/2).

Masih kata Gusti, GPN juga mendukung program-program pemerintah seperti penyaluran bantuan sosial (bansos) non tunai, elektronifikasi jalan tol, transportasi publik yakni bus way, keuangan dan sistem perdagangan berbasis elektronik. 

Saat ini ada beberapa perbankan yang sudah menerapkan e-money. Salah satu pembayaran di busway Trans Batam melalui kartu Brizzi produk BRI, lalu BNI aplikasi Yap! dan bank lainnya. Dengan begitu, masyarakat bisa melakukan transaksi keuangan non tunai secara lebih aman, mudah dan murah. 

"Karena menggunakan kartu e-money hanya satu edisi saja. Jadi memungkinkan pembayaran bisa digunakan masyarakat. Bertransaksi aman dan mudah. Karena terkoneksi dengan nasabahnya sendiri," jelas Gusti. 

Secara garis besar sebutnya ada tiga sasaran GPN, pertama menciptakan sistem pembayaran yang terhubung, saling dapat dioperasikan, dan mampu melaksanakan transaksi yang mencakup otorisasi, kliping dan lainya.

Kedua, meningkatkan perlindungan konsumen dengan pengamanan data transaksi nasabah. Terakhir, meyakinkan ketersedian dan integritas data transaksi sistem pembayaran nasional. Guna mendukung efetivitas kebijakan moneter, efesiensi intermediasi dan resiliensi sistem keuangan.

"Kartu yang digunakan bisa mencakup luas. Dalam pembayaran yang sudah bekerjasama dengan perbankannya. Pengisian juga gampang kan top-up atau ke kantor Bank terdekat," kata pria asal Sumatera Barat itu.(hbb)