Kamis, 01 Maret 2018, 19:09
Mengenal Empat Penjelajah Singapura di Maritime Experiential  Museum RWS

Ada Kapal Kuno Asli dari Oman Digantung di Atap

BATAM, POSMETRO.CO : Libur panjang telah usai. Salah satu destinasi wisata yang kerap jadi tujuan warga Batam, tentu saja Singapura. Di Singapura, Resort World Sentosa (RWS), selalu ramai pengunjung, terutama saat weekend menjelang.

Tak ayal, salah satu kawasan wisata yang di dalamnya terdapat Universal Studios Singapore (USS) ini kerap meraih Penghargaan Best Integrated Resort secara berturut-turut sejak 2011. Namun tahukah Anda? RWS bukan hanya USS? masih banyak hiburan lainnya dengan paket yang sangat sayang jika tidak dikunjungi.

Yang pertama yakni Maritime Experiential  Museum (MEM). Wahana baru yang dibuka awal Desember 2017 silam ini, menghadirkan sensasi pengalaman menjelajah laut di era Marcopolo. Selain menjelajah daratan, kita juga akan disuguhi bagaimana transaksi jaman dahulu, serta kemunculan uang dan pembelajaran mengenai teori perkapalan.

Jika beruntung, pengunjung akan ditemani pemandu museum untuk menjelaskan pelbagai artefak dan replika barang langka di sana. 

Wanita berseragam ala penjelajah barat itu mendatangi Posmetro. Setelah bersalaman dan memperkenalkan diri, ia mengajak Posmetro berkeliling museum. Susan, begitu nama wanita yang kira-kira berumur 45 an tahun itu mengenalkan diri.

Yang pertama, Susan mengenalkan patung empat penjelajah yang sangat terkenal di dunia. Pada bagian bawah patung jelas tertulis nama yang sangat akrab di dunia penjelajah laut. Keempat tokoh tersebut, yakni; Marcopolo sang pedagang dari Venice, Sang Nila Utama pengeran Palembang yang sekaligus penemu Singapura, Ibn Batuta pelajar dan penjelajah dari Maroko, dan Zheng He laksamana komandan armada China yang beragama Islam.

Susan menjelaskan, bagaimana peran keempat tokoh ini dalam kehidupan jaman dahulu di Singapura. Mulai dari transaksi perdagangan, politik, sampai pada pengalaman menjelajah samudera.

Setelah melewati patung empat tokoh penjelajah tersebut, Pengunjung akan disuguhi hologram mereka. Di sana, keempat tokoh ini akan saling memamerkan hal-hal yang sudah mereka perbuat untuk Singapura dan belahan Dunia lainnya.

Pada galeri selanjutnya terpampang berbagai jenis peralatan yang akrab dengan dunia kemaritiman seperti navigasi yang kuno, alat keselamatan, bendera, seni tali temali, hingga cara menyelamatkan diri sederhana.

Di sini pengunjung bisa langsung mencoba peralatan kuno yang sudah sangat jarang ditemui. Seperti sekstan atau alat untuk mengukur astronomi yang mungkin belum pernah ditemui pengunjung di tempat lain.

"Di sini, selain bermain, kita juga akan memberikan pelajaran kepada pengunjung. Bahkan bisa bebas berfoto," kata Susan.

Tak hanya itu saja. Masih di dalam Museum, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan kapal yang dibuat pada abad ke -9 yang dibawa langsung dari Oman menuju Singapura dengan menggunakan navigasi kuno.

Susan menjelaskan, kapal yang dipajang dengan model digantung di atap museum ini, merupakan kapal kuno asli yang dibawa dari Oman ke Singapura dengan 15 awak di dalamnya. Kapal ini merupakan hadiah dari pemerintah Oman kepada Singapura.

"Membutuhkan waktu selama 138 hari untuk akhirnya mendarat di Singapura. Bahkan bangunan museum ini, awalnya tidak memiliki atap, karena kita harus memasukkan kapal lewat atap," paparnya.

Untuk memudahkan pengunjung, pihak RWS juga melengkapi museum ini dengan sistem informasi yang canggih. Segala macam informasi mengenai kapal ini sudah disiapkan di layar monitor. Pengunjung yang ingin mengetahui informasi mengenai kapal, bisa langsung mengarahkan layar monitor ke arah kapal, dan akan muncul penjelasan-penjelasan yang diperlukan.

Di akhir museum, pengunjung akan diajak turun ke bagian bawah kapal, dan melihat persediaan barang-barang selama berlayar. 

Terpesona Lenggak Lenggok Ikan Di Sea Aquarium RWS

Puas menjelajah samudera, Posmetro ditemani manajemen RWS melanjutkan perjalanan ke Sea Aquarium. Ya, pembaca mungkin sudah mengenal Sea Aquarium di RWS. Aquarium terbesar se-Asia ini, selalu membuat pengunjungnya menganga. Bagaimana tidak, pengunjung bisa melewati lorong kaca yang diatasnya merupakan ekosistem hewani laut.

Namun, Posmetro menyarankan agar pembaca tidak ke lokasi saat weekend atau hari besar, jika tidak ingin berdesakan saat ingin ber-swafoto. 

Pemandangan pengunjung berselfie-ria sudah jadi maklum. Dengan background ribuan spesies laut yang tengah hilir-mudik di dalam Sea Aquarium, tentu pengunjung tak ingin melewati kesempatan foto begitu saja. Ada yang bergaya bak profesional, atau hanya sekedar kenang-kenangan yang akan dipamerkan pada sanak saudara nantinya.

Mulai dari hiu, pari dan lebih dari 100 ribu spesies hewan laut lainnya menghibur pengunjung di sana. Lenggak-lenggok ikan nampak apik terabadikanlewat kamera dari bawah aquarium.

Hampir semua spesies laut yang ada di Sea Aquarium ini merupakan hewan yang dilindungi dan sering diburu. Keberadaan aquarium ini sekaligus juga mengajarkan pengunjung bagaiman menjaga laut. Tidak sedikit dari mereka yang rela menunggu momen saat hewan laut tersebut berenang mendekati mereka. Pengunjung pun dibuat terpukau dengan ribuan hewan laut ini.

Dari seberang lorong aquarium, juga terdapat kamar hotel yang khusus memberikan pemandangan ke arah tempat hewan laut itu hidup. Sayangnya, kamar hotel selalu penuh oleh pengunjung karena RWS hanya menyediakan 11 kamar saja. Di sana, pengunjung akan tersihir dengan ribuan hewan laut dan keindahan yang ditampilkan di aquarium ini seperti terumbu karang yang berasal dari laut Jawa, California, hingga teluk Benggala. 

Aquarium yang memiliki panjang 36 meters dengan tinggi mencapai 8,3 meter ini benar-benar memberikan pengalaman yang tidak boleh dilewatkan ketika mengunjungi RWS. Selama mengelilingi aquarium ini, pengunjung juga bisa menyentuh beberapa hewan yang ada di sana di antaranya bintang laut.

Sudah capek mengajak anak berkeliling? Maka The Ocean Galerry merupakan lokasi yang pas untuk beristirahat. Di tempat seperti aula ini, dilengkapi dengan fasilitas mewarnai bagi pengunjung yang membawa anak mereka. Menurut pengelola Sea Aquarium, ini merupakan salah satu trik untuk membuat pengunjung nyaman dan mau kembali mengunjungi Sea Aquarium.

Setelah puas mengelilingi Sea Aquarium, RWS juga memiliki 11 kamar Suit Ocean yang menghadirkan pemandangan bawah laut. Letaknya tepat di dalam area Sea Aquarium. Suit Ocean ini terdiri dari ruang tamu, sedangkan tingkat bawahnya tamu yang menginap di Suite Ocean ini langsung dimanjakan dengan pemandangan bawah laut.

Jika ingin yang lebih budget, terdapat hotel-hotel lainnya dengan fasilitas berbeda-beda seperti Festive Hotel, Hard Rock Hotel, Michele Hotel, dan hotel-hotel lainnya di kawasan eksklusif pariwisata ini.

Oh iya, meski banyak hiburan yang ada di RWS, Universal Studios Singapore (USS) jangan sampai ditinggal ya. Karena di sana banyak wahana ala Layar Lebar seperti Minions, Transformers, dan Jurassic Park. (iklil faiz)