Jumat, 09 Maret 2018, 14:58

Pelantikan Helmy Hemilton Kembali Ditunda

BATAM, POSMETRO.CO : Akibat ketidaktahuan informasi dari Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN), Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kota Batam kembali menunda penjadwalan Rapat Paripurna Istimewa pergantian unsur pimpinan. Kali ini, alasan penundaan Helmy Hemilton yang akan dilantik menjadi wakil ketua III DPRD Kota Batam, dikarenakan Teuku Hamzah Husein, Wakil Ketua III DPRD Kota Batam saat ini, masih mengajukan banding.

Dijelaskan Nuryanto, Ketua DPRD Kota Batam, DPRD Kota Batam hanya melakukan tindak lanjut dari surat yang masuk ke DPRD. Pihaknya juga baru saja mendapat informasi, bahwasannya Teuku Hamzah kembali melakukan banding.

"Mustinya hari ini rapat istimewa pelantikan. Tapi kemarin malam baru saja dapat surat tembusan bahwa ada banding. Makanya ditunda," kata Nuryanto, Kamis (8/3). Padahal, sebelum-sebelumnya DPRD sudah menyurati ke Pengadilan Tinggi Kepri, meminta pendapat terkait surat dari PTTUN atas hasil ditolaknya gugatan itu. "Karena gak ada masalah, makanya Banmus menjadwalkan hari ini," ungkapnya.

Namun karena dapat surat mendadak, pihak DPRD mau tak mau harus mengundurkan jadwal pelantikan kembali. "Tapi semalam langsung telponan dengan ketua pengadilan, dalam waktu bersamaan melakukan banding.  Cuma waktunya telat. Ada batas waktu yang kita tidak tahu. Kita gak tahu kalau mereka banding," ungkapnya.

Untuk saat ini, DPRD kembali menunggu balasan surat dari Pengadilan. Rencananya, jadwal pelantikan akan diundur setelah reses selesai yakni sekitar tanggal 20 bulan ini. "Tapi masih tentatif. Bisa berubah sewaktu-waktu. Kalau tak ada balasan, ya kita tunggu saja. Sebenarnya ini masalah internal partai," tukasnya.

Sebelumnya, Jadwal Badan Musyawarah (Banmus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, untuk melakukan Rapat Paripurna pergantian unsur pimpinan pada Senin (8/1) pernah diundur. Pasalnya, Teuku Hamzah Husein, Wakil Ketua III DPRD Kota Batam yang akan diganti Helmy Hemilton, mengajukan banding di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN).

Meski sudah kalah pada sidang pertama, namun Teuku mengajukan banding. Dijelaskan Anggota Banmus DPRD Kota Batam, Muhammad Musofa, akibat dari banding tersebut sidang paripurna diundur dan Banmus masih menunggu arahan dari Gubernur Kepulauan Riau.

"Belum, karena Kita terkendala Pak Tengku melakukan banding dan Kita DPRD khususnya Banmus minta Arahan Gubernur. Insyaallah nunggu 1 Minggu ini, kita Jadwalkan tentatif lagi," kata Musofa, di hari yang sama.

Banmus sendiri mengaku mendapat surat dari PTTUN di Medan, tentang banding putusan tersebut. Tak ingin gegabah, tentu Banmus harus berkordinasi dengan Gubernur dahulu, untuk proses selanjutnya. (iik)