Sabtu, 10 Maret 2018, 15:06

20 Atap Rumah Rusak Dihantam Puting Beliung, 154 Rumah Terendam Banjir

BATAM, POSMETRO.CO : Suara petir membangunkan Darmito, atap spandek rumahnya, Kavling Siap Bangun (KSB) Mangsang Indah Blok B1 nomor 21 kelurahan Mangsang, Sei Beduk itu terdengar menghempas-hempas akibat tertiup angin. Darmito cemas, Sabtu (10/3) sekitar pukul 2.00 WIB.

Dini hari itu, hujan turun dengan sangat deras. Angin pun bertiup kencang. Baru saja hendak berdiri, atap rumahnya dibongkar angin puting beliung dan dibalikkan ke depan rumah. Tidak hanya rumah Darmito, dua rumah di kiri dan kanannya juga mengalami hal serupa. "Atap rumah saya dan rumah tetangga menyatu," ungkap pria 35 tahun itu.

Darmito bergegas membangunkan istrinya. Anaknya yang masih berumur sekitar tiga tahun digendong. Mereka menyelamatkan diri ke rumah tetangga. Tak ada yang bisa diselamatkan Darmito. Semua isi rumahnya diguyur hujan. Kompor gas, kasur, lemari dan, semua pakaian mereka basah. "Kami takut," kata pria yang baru dua tahun menempati rumah tersebut.

Tidak hanya rumah Darmito dan dua rumah tetangganya yang mengalami kerusakan. Angin puting beling juga merusak rumah warga di Perumahan Pondok Graha dan Pancur Biru Lestari 1 kelurahan Duriangkang, Sei Beduk. "Totalnya ada 20 unit rumah yang rusak. Tujuh di KSB Bukit Mangsang Indah dan 13 unit lainnya di kelurahan Duriangkang," ungkap Sekretaris Camat Sei Beduk, Gufron saat dihubungi melalui sambungan telpon.

Tidak hanya itu, hujan yang turun deras juga mengakibatkan banjir. Akibatnya, Perumahan Mangsang Permai Blok E terkena banjir, Sabtu (10/2). Ketua Lembaga pemberdayaan Masyarakat (LPM) Mangsang Kecamatan Sei Beduk, Hubertus LD mengatakan, sekitar 154 unit rumah terendam banjir berlumpur. Banjir tersebut akibat drainase utama perumahan tersebut meluap. (ddt)