Rabu, 14 Maret 2018, 16:30

Pengojek Online Dihantam Pakai Rantai di Harbourbay

BATAM, POSMETRO.CO : Seorang driver ojek online (ojol), Johan Prayitno (41) dianiaya oleh seseorang yang diduga diver ojek pangkalan (opang), Rabu (13/3) sekitar pukul 11.20 WIB. Keningnya robek dipukul dengan rantai, berutung aksi tersebut cepat dilihat oleh masyarakat dan akhirnya bisa dilerai. Namun, pelaku kabur,

Kejadian berawal saat korban sedang duduk melepas penat di halte depan Pom Bensin Harbourbay, Batuampar. Tidak lama kemudian, pelaku datang seorang diri. Pelaku pun duduk di samping korban. "Kamu jangan mangkal di sini lagi," kata pelaku yang diceritakan lagi oleh korban. 

"Memangnya kenapa. Biasanya saya juga di sini. Hari-hari saya mangkal di sini," jawab korban saat itu. Pelaku naik pitam. Nada suaranya meninggi. 

Driver Gojek tersebut mencoba menjelaskan. Dia mengajak pelaku duduk di dekatnya untuk dapat menjelaskan dengan baik. Namun, pelaku yang sudah emosi, bergeas je sepeda motornya. Dia membuka jok sepeda motornya seolah henda mengambil sesuatu.

Seorang bapak-bapak yang ada di lokasi mencoba melerai. "Jangan ributlah. Kamu ngapain larang-larang orang. Kan, sama-sama cari makan," korban menuturkan kembali perkataan pria tersebut.

Pelaku yang sudah emosi, akhirnya pergi. Dia meninggalkan sepeda motornya di halte itu. Korban pun menghubungi kawan-kawannya sesama driver gojek dengan maksud, memberitahukan pelarangan yang dilakukan oleh pelaku.

Korban yang merasa tidak enak hati, kembali menyampari pelaku yang berada tidak jauh dari halte tersebut. Korban berniat damai. Dia berencana untuk menjelaskan pada pelaku supaya hubungan antara driver ojek online dan pangkalan tetap baik.

Namun belum sempat berbicara, pelaku langsung menghadiahi korban dengan rantai. Rantai tersebut dicambukkan ke kepala korban. Korban menangkis. Namun ujung rantai mengenai kepalanya. Kening korban tepatnya di atas pelipis mata kanan terluka, perkelahian pun dilerai warga. Namun usai melakukan penganiayaan, pelaku langsung melarikan dir. Informasinya, polisi sudah mengantongi identotas pelaku.(ddt)