Rabu, 14 Maret 2018, 17:25

Wah, Tujuh Ribu Kendaraan di Batuaji-Sagulung Nunggak Pajak

BATAM, POSMETRO.CO : Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Kepri dan Satuan lalulintas Polresta Barelang menggelar razia kendaraan, Rabu(14/3). Razia kali ini fokus terhadap Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang menunggak.

Razia yang berlangsung di jalan R. Suprapto, tepatnya di samping SPBU Simpang Basecamp, Batuaji. Kendaraan sudah mati pajak, diamankan ke Polresta Barelang. "Kalau sudah mati pajak dan tidak memiliki surat-surat akan diamankan ke Mapolresta Barelang. Kita di sini hanya membantu Dispenda dalam membayar pajak kendaraan,” ujar Kanit Turjawali Polresta Barelang, Ipda Frediando.

Frediando menyebut, razia ini dilakukan pada kendaraan roda dua dan roda empat. Pengendara yang belum membayar pajak akan diberikan surat keterangan. Dalam razia ini juga disediakan satu unit mobil Samsat keliling untuk membantu pengendara melunasi pajak kendaraannya. "Tujuan utamanya untuk menertipkan kendaran yang mati pajak. Lalu pemilik kendaraan bisa bayar pajak di lokasi," tutup Frediando.

Riko Junandy, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah(UPTD) Samsat Batuaji dan Sagulung menyebut ada sekitar tujuh ribu kendaraan yang belum membayar pajak, baik itu kendaraan roda dua maupun roda empat. "Secara keseluruhan, ada 14 ribu kendaraan di Batuaji dan Sagulung. Dari jumlah tersebut, hanya 50 persen yang membayar pajak. Setengahya masih menunggak bahkan ada yang di atas lima tahun," ujar Riko.

Dari fakta di atas, Riko menyipulkan masyarakat Batuaji dan Sagulung masih banyak yang belum taat akan pembayaran pajak kendaraan. Sedangkan target pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak harus mencapai Rp28,7 miliar. "Tapi sayangnya, target tersebut belum tercapai. Sampai saat ini, kami baru mencapai Rp6 miliar," ungkapnya.(jho)