Rabu, 21 Maret 2018, 15:36

Dianggap Sakit Jiwa Berat, Anak Pembunuh Ayah Kandungnya Dibebaskan

BINTAN, POSMETRO.CO :Sudah seminggu,  Akun (28), warga Kampung Barek Motor yang tak lain adalah pelaku anak bunuh bapak kandung mendekam di sel tahanan Polsek Bintan Timur.

Sekarang,  dia tak sendiri,  tetapi dijadikan satu dengan tahanan pelaku penipuan dan begal. Akun, terlihat tenang.  Bicaranya kadang waras,  kadang meracau. Siang itu, dia menunggu jemputan. Sebab,  pihak Polsek  akan membawanya ke Busung, naik mobil. Akun sendiri tak tahu kalau ke Busung itu, adalah rumah sakit umum daerah Tanjung Uban.

Terhitung sejak Senin (12/3) lalu,  Akun dibebaskan dari hukuman apa pun. Bahkan,  pihak kepolisian Polsek Bintan Timur menyatakan telah menghentikan penyelidikan dan pemeriksaan. 

Hal ini didasari dari hasil pemeriksaan dokter,  yang menyatakan bahwa Akun mengalami gangguan jiwa berat. Maka, pihak kepolisian Polsek Bintan Timur pun menyerahkan Akun kepada pihak Dinas Sosial Kabupaten  Bintan. Sehingga, pihak kepolisian  tidak ada tanggung jawab lagu untuk kasus pembunuhan anak terhadap orang tua kandungnya itu. 

Pernyataan ini disampaikan Kapolsek Bintan Timur (Bintim), AKP Abdul Rahaman melalui Kanit Reskrimnya, Ipda Anjar Rahmad Putra SIK kepada Posmetro, Selasa (20/3). Pihak kepolisian Polsek Bintan Timur,  sudah menyelesaikan Sp3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan), terhadap  Akun. 

"Kita sudah hentikan pemeriksaan terhadap Akun, karena yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa berat. Hal ini sesuai dengan hasil pemeriksaan oleh dokter. pertama dokter dari RSAL dan kemudian RS Budi Kemuliaan di Batam," beber Anjar saat ditemui di Mapolsek Bintim.(aiq)