Rabu, 21 Maret 2018, 16:29

7 Bulan Tertunda, Akhirnya Helmy Hemilton Dilantik

BATAM, POSMETRO.CO : Helmy Hemilton boleh lega. Pasalnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam telah melaksanakan Rapat Paripurna Istimewa, Pergantian Unsur Pimpinan pada Selasa (20/3) pagi. Setelah menunggu 7 bulan, Helmy akhirnya dilantik menjadi Wakil Ketua III DPRD, menggantikan Teuku Hamzah Husen.

Pagi itu, Helmy diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Negeri Kota Batam, untuk menduduki jabatan Wakil Ketua III DPRD Kota Batam. Setelah menjalani berbagai proses, bahkan penundaan pelantikan sampai berkali-kali, akhirnya Helmy mengaku bisa tidur pulas.

"Kami bersyukur, akhirnya setelah proses yang sangat panjang, hampir 7 bulan, akhirnya diambil sumpah. Dari kemarin belum bisa tidur," kata Helmy. Ke depan, Helmy akan melakukan koordinasi ke dalam instansi DPRD maupun kordinasi ke luar seperti Pemerintah dan masyarakat. Semua stakeholder akan digandeng, dengan tujuan yang sama, yakni menerima aspirasi warga dab menyampaikannya dengan memberi solusi.

"Ke depan, kita tingkatkan kinerja yang sudah ada. Apalagi tahun politik. Kita akan mendengar aspirasi dengan memperbanyak turun ke lapangan," katanya.

Dalam pelantikan kala itu, juga dihadiri keluarga dari Helmy Hemilton, seperti Ibu, Istri, dan keluarga lainnya. Selain itu, juga ada dukungan dari ibu-ibu Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, termasuk sepupu dari Mantan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Tentu dapat dukungan dari pusat. Ada ibu Nana, Ibu Maya dan banyak lagi," ujarnya.

Helmy, kini menjabat sebagai Wakil Ketua, meng-koordinatori Komisi IV dan Badan Legislatif (Baleg) DPRD Kota Batam. "Yang jelas, yang baik kita tingkatkan. Yang kurang kita perbaiki," tukasnya. 

Sementara Ketua DPD partai Demokrat Kepri, Apri Sujadi‎, mengatakan bahwa setelah pelantikan ini, Teuku Hamzah Husen yang digantikan Helmy, akan menjabat sebagai Ketua Fraksi Demokrat di DPRD Batam. 

"Kalau pak Hamzah, nanti akan menduduki jabatan Ketua Fraksi. Itu sesuai dengan instruksi DPP. Kami hanya menjalankan perintah pusat," pungkasnya singkat. (iik)