Kamis, 05 April 2018, 11:23

HPI Berharap Adanya Payung Hukum yang Kuat di Kepri

BATAM, PM: Sebagai garda terdepan dalam dunia pariwisata. Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), menginginkan adanya payung hukum yang kuat sebagai dasar bergeraknya pramuwisata di Kepulauan Riau. 

"Kita ingin ada payung hukum yang jelas untuk pramuwisata. Memposisikan kita sebagai tour guide pariwisata. Selama ini kami tidak punya payung hukum yang kuat sebagai dasar kami," ujar Denni Rade Situmeang, usai dilantik menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HPI Kepri periode 2017-2022, di Hotel Harris Batamcentre, Rabu (4/4) malam.

Payung hukum tersebut menurut Denni, dianggap perlu. Karena peran pramuwisata dirasakan sangatlah penting. Bukan hanya sekedar membawa para wisatawan dari datang hingga pulang ke tempatnya masing-masing. Namun, tour guide ini bertugas mempromosikan semua destinasi menarik didaerahnya. 

Sebagai mitra pemerintah setempat pihaknya turut membantu dalam meningkatkan kunjungan wisatawan di beberapa daerah di Kepri, khususnya Batam.

Saat ini katanya, sudah ada beberapa daerah yang telah mengantongi payung hukum, diantaranya Bali, Jogyakarta, Jawa Tengah dan Lombok.

"Jika ada undang-undang yang jelas. Kami bisa bekerja dengan aman dan baik," ulas pria yang akrab disapa Denni itu. (hbb)