Kamis, 12 April 2018, 14:13

BNN Kepri Musnahkan 2.471 Gram Sabu

BATAM, POSMETRO.CO : Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri musnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 2.471 gram. Barang bukti ini merupakan hasil dari tiga kasus peredaran gelap narkoba sindikat jaringan narkotika internasional yang terjadi di wilayah Kepulauan Riau, dengan melibatkan empat tersangka.

"Pengungkapan ketiga LKN ini berdasarkan kerja keras dari petugas Avsec Bandara Hang Nadim, Bea dan Cukai dan petugas BNNP sendiri," kata Kabid Brantas BNNP Kepri Bubung Pramiadi, Rabu (11/4).

Bubung menjelaskan, kasus pertama pada hari Selasa (6/3/2018). Sekitar pukul 08.00 WIB di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, petugas Aviation Security (AVSEC) Hang Nadim bersama petugas Bea dan Cukai, melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki SA (29), karena kedapatan memiliki sabu seberat 1.004  gram.

"Dari barang bukti Narkotika jenis sabu yang disita dari tersangka, akan dilakukan pemusnahan sebanyak 990 gram dan 14 gram disisihkan untuk uji laboratorium serta pembuktian perkara di persidangan," ujar Bubung.

Lanjut Bubung, kasus kedua terjadi pada hari Senin (12/3/2018). Sekitar pukul 10.00 WIB di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center, petugas Bea dan Cukai mengamankan 2 orang laki-laki M (30) dan JE (26) karena kedapatan memiliki Sabu seberat 363 gram.

"Dari barang bukti Narkotika jenis Sabu yang disita dari tersangka, akan dilakukan pemusnahan sebanyak 335 gram dan sebanyak 28 gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan," ujarnya.

Kasus yang ketiga kata Bubung, pada hari Minggu (18/3/2018). Sekitar pukul 18.00 WIB di pinggir jalan depan PT Snepac Batu Ampar, petugas BNNP Kepri mengamankan seorang laki-laki MU (22) karena kedapatan memiliki Sabu seberat 1.160 gram.

"Dari barang bukti Narkotika jenis sabu yang disita dari tersangka MU, akan dilakukan pemusnahan sebanyak 1.146 gram dan sebanyak 14 gram disisihkan untuk uji laboratorium serta pembuktian perkara di persidangan," terang Bubung.

Atas perbuatannya keempat tersangka masing-masing dikenakan Pasal 114 ayat (2),  Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dalam upaya pencegahan terhadap maraknya peredaran gelap Narkotika dan penyalahgunaan Narkotika di Provinsi Kepulauan Riau. Bubung menambahkan, bukan hanya mengandalkan BNNP semata. Namun semua instansi mempunyai tanggungjawab dalam melaksanakan program pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap Narkotika (P4GN) dan peran serta masyarakat di bidang pencegahan.

"Masyarakat juga punya kewajiban memiliki fungsi informasi dan menyampaikan informasi kepada petugas berwenang, jika mendapati adanya tindak peredaran gelap narkoba," katanya.

Tampak hadir dalam kegiatan, Wadirresnarkoba Polda Kepri AKBP Pardede, Kabid P2 Bea dan Cukai KPU BC Tipe B Batam Sulaiman, Dir BP Batam, Kejaksaan, dan Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Suwarso. (abg)