Kamis, 12 April 2018, 14:22

Polres Tanjungpinang Dituntut Ciptakan Pilkada Aman

PINANG, POSMETRO.CO : Penyelenggaraan Pilkada Serentak di Kota Tanjungpinang tahun 2018 ini menjadi atensi bagi semua pihak, termasuk kepolisian. Polres Tanjungpinang dibawah kepemimpinan AKBP Ucok Lasdin Silalahi dan jajarannya, dituntut untuk menciptakan pemilihan wali kota dan wakil wali kota Tanjungpinang yang aman dan tentram di Kota Tanjungpinang.

Hal tersebut diungkapkan Kapolda Kepri, Irjen Pol Didid Widjanardi didampingi para pejabat utama Polda Kepri saat kunjungan kerja ke Polres Tanjungpinang, Rabu (11/4) siang. Kapolda tiba di Tanjungpinang sekitar pukul 08.30 WIB. Di Mapolres Tanjungpinang, Kapolda juga melakukan video conference dengan Kapolri.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Didid Widjanardi mengatakan, kedatangan dirinya bersama dengan sejumlah pejabat teras di Polda Kepri ke Polres Tanjungpinang salah satunya untuk melihat sejauh mana kesiapan anggotanya dalam melaksanakan pengamanan Pilkada di Kota Tanjungpinang. Sehingga, tahapan demi tahapan Pilkada berjalan dengan aman dan damai.

"Kita ketahui bersama belum lama ini Polres Tanjungpinang ada penyegaran kepimpinan. Penyegaran ini jangan dikonotasikan ada hal-hal yang bersifat negatif, itu memang kebutuhan organisasi. Berkaitan dengan itu, kami ingin melihat kesiapan dalam pengamanan Pilkada di Kota Tanjungpinang," kata Didid.

Didid menuturkan, pada Pilkada Serentak 2018 ini, di wilayah Provinsi Kepri satu-satunya daerah yang melaksanakan pemilihan kepala daerah adalah di ibukota provinsi Kepri, Kota Tanjungpinang. Untuk itu, dirinya ingin memantau dinamika manajemen operasional yang dilaksanakan oleh Polres Tanjungpinang.

"Tapi, saya merasa percaya diri, nanti Insya Allah pengamanan Pilkada yang akan diselenggarakan di Tanjungpinang akan terselenggara dengan baik," ungkapnya.

Didid juga mengaku, bahwa dirinya bersama para pejabat utama Polda Kepri telah melihat secara jelas pemaparan yang disampaikan oleh Kapolres Tanjungpinang terkait peta kerawanan yang memungkinkan terjadi di Pilkada Kota Tanjungpinang. Mulai dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang rawan hingga kekuatan peraonil dan anggarannya.

"Di sisi lain, kami ingin menjadikan bahwa satuan Polres Tanjungpinang yang merupakan ibukota provinsi, dapat menjadi contoh bagi satuan-satuan lainnya di jajaran Polda Kepri. Makanya kemarin dilakukan penyegaran, mulai dari Kapolres, Wakapolres, Kabag Ops hingga Kasatnya, makanya saya ingin satuan ini lebih baik lagi, lebih berprestasi," katanya.

Untuk tercapainya impian tersebut, kata Didid, setidaknya ada sekitar 360 lebih personil yang akan melakukan pengamanan di wilayah hukum Polres Tanjungpinang. "Semua sudah di mapping (Peta), terutama TPS yang rawan 1, rawan 2 hingga TPS khusus, tentunya kita juga dibantu dengan rekan kita TNI, semuanya sudah dikondisikan dengan baik," pungkasnya.(bet)